Lion Air Kembali Lolos Gugatan Pailit

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 18 Nov 2020 18:47 WIB
Ilustrasi pesawat Lion Air
Lion Air (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Maskapai penerbangan Lion Air kembali lolos dari gugatan pailit. Kali ini diajukan oleh Budi Santoso. Sebab, Lion Air sudah memenuhi kewajibannya kepada penggugat dengan dititipkan ke pengadilan.

Hal itu sesuai Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (SIPP PN Jakpus), Rabu (18/11/2020).

"Menolak Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang yang diajukan dari Pemohon untuk seluruhnya," kata majelis hakim PN Jakpus yang terdiri atas Makmur, Zaifudin Zuhri, dan M Sainal.

Atas putusan itu, pihak Lion Air menyambut baik putusan tersebut. Menurut Head of Corporate Legal Lion Air, Harris Arthur Hedar, Lion Air sudah memberikan kewajibannya dengan menitipkan ke pengadilan berupa uang konsinyasi ke penggugat.

"Konsinyasi kami diterima pengadilan dan kami sudah melaksanakan putusan tersebut," ujar Haris.

Sebagaimana diketahui, Budi menggugat Lion Air dengan sejumlah petitum, yaitu:

1. Mengabulkan Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan oleh Pemohon PKPU terhadap Termohon PKPU dan menyatakan Termohon PKPU berada dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang;

2. Menetapkan Termohon PKPU berada dalam PKPU Sementara untuk jangka waktu paling lama 45 (empat puluh lima) hari terhitung sejak dikeluarkannya putusan atas Permohonan PKPU ini;

3. Menunjuk dan mengangkat Hakim Pengawas dari Hakim Pengadilan Niaga Pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk mengawasi proses PKPU terhadap Termohon PKPU;

4. Menunjuk dan mengangkat:
Saudara Ronald Antony Sirait, S.H., berkantor di Sirait, Sitorus & Associates, beralamat di Jalan K.S. Tubun Raya Nomor 9, Tanah Abang, Petamburan, Jakarta, Kurator dan Pengurus yang terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Nomor: AHU-83 AH.04.03-2017 tertanggal 02 Juni 2017; dan
Saudara Monang Christmanto Sagala, S.H., berkantor berkantor di Hotma Sitompul and Associates, beralamat di Jalan Martapura Nomor 3, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kurator dan Pengurus yang terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Nomor: AHU-80AH.04.03-2017 tertanggal 02 Juni 2017;
Untuk bertindak sebagai Tim Pengurus untuk mengurus harta Termohon PKPU dalam hal Termohon PKPU dinyatakan dalam PKPU Sementara dan/atau mengangkat sebagai Kurator dalam hal Termohon PKPU dinyatakan pailit;

5. Membebankan seluruh biaya perkara kepada Termohon PKPU.

Sebelumnya, PN Jakpus juga memenangkan maskapai swasta nasional terbesar Lion Air, yang digugat dalam perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) oleh mantan penumpangnya, Rolas Sitinjak. Pada 23 Oktober 2020 itu, Lion Air sudah memberikan konsinyasi ke Rolas lewat PN Jakpus dalam masalah penerbangan pada 2011.

(asp/imk)