Round Up

Kabar 11 Prajurit TNI Diadili Usai 9 Bulan Pengeroyokan Jusni 

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 18 Nov 2020 06:30 WIB
Persidangan 11 prajurit TNI 17 November 2020. (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Foto: Persidangan 11 prajurit TNI 17 November 2020. (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 11 prajurit TNI diadili terkait kasus pengeroyokan terhadap Jusni (24) di Tanjung Priok, Jakarta pada 9 Februari lalu. Pengeroyokan tersebut menyebabkan kematian terhadap korban.

Kini 11 prajurit TNI tersebut menjalani sidang di Pengadilan Miiter. Beberapa diantaranya ada yang dituntut 1 hingga 2 tahun dan ada yang dituntut pemecatan.

Awalnya kasus itu diungkap Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) yang mengunggah video CCTV berisi peristiwa pengeroyokan di Tanjung Priok. KontraS menyatakan pengeroyokan itu diduga dilakukan anggota TNI.

"Februari 2020, 11 anggota TNI dari Kesatuan Yonbekang 4/Air menyiksa Jusni hingga meninggal dunia. Agustus 2020, kasus diproses Pengadilan Militer II-08 Jakarta. Sampai Kapan Aparat melakukan kekerasan kepada rakyat?" demikian cuit KontraS via akun Twitter-nya, 16 November 2020.

Video berdurasi semenit tertanggal 9 Februari 2020 menunjukkan suasana di salah satu gang. Pertama-tama, dua orang pria berboncengan sepeda motor berhenti di gang ini. Ada seorang pria berjalan kaki yang melambaikan tangannya.

Pada saat yang sama, ada pula dua pria berboncengan sepeda motor berhenti tepat di belakang pria yang berjalan kaki dan terjatuh itu. Pria pejalan kaki itu seperti tersungkur saat sepeda motor itu menabraknya. Sepeda motor itu berlalu.

Pria yang berjalan kaki tadi terlihat mulai dipukuli oleh dua orang. Pria itu juga ditendang. Sesaat kemudian, dua sepeda motor masing-masing ditumpangi tiga pria berhenti di depan seorang pria yang dikeroyok itu. Terakhir, ada satu sepeda motor yang ditumpangi dua pria juga turun di titik pengeroyokan. Pria-pria yang baru saja turun dari sepeda motor ini ikut mengeroyok korban.

Pria berbaju putih yang baru turun dari sepeda motor kemudian mengangkat meja hijau dan menghantamkannya ke pria korban pengeroyokan itu, dua kali. Dalam posisi terjatuh, pria korban pengeroyokan itu melindungi kepalanya dengan tangan. Ada satu pria berbaju hitam yang sekali lagi menghempaskan meja ke pria korban pengeroyokan itu.

Setidaknya ada empat kali pria itu dilempar meja. Pria berbaju merah mencoba menghalangi lemparan kelima. Namun pria korban pengeroyokan terus diinjak-injak kepalanya dan dipukul bertubi-tubi. Ada pula pria yang memukul korban dengan tongkat panjang.

Berikutnya, keterangan KontraS soal kenapa video baru di-posting sekarang:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5