Sugiyem Disiksa Majikan Umi Kalsum di Singapura, BP2MI Kawal Kasusnya

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 15 Nov 2020 20:53 WIB
Kepala BP2MI Benny Rhamdani
Benny Rhamdani (Foto: dok. BP2MI)

Untuk diketahui, Sugiyem ditempatkan melalui proses direct hiring sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) dan tidak tercatat dalam Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI).

Sugiyem berangkat dari Semarang ke Batam pada Februari 2015 dan kemudian menuju Singapura melalui jalur laut. Sesampai di Singapura, Sugiyem dijemput oleh agensi untuk medical check-up dan hasilnya fit.

Tanggal 22 Mei 2015 lalu, Sugiyem mulai bekerja pada majikan pertama. Dia bekerja selama 4 tahun hingga selesai kontak pada 15 April 2019 tanpa ada masalah.

Kemudian, Sugiyem bekerja dengan majikan kedua bernama Umi Kalsum binti Ali mulai 5 Agustus 2019. Saat bekerja di majikan kedua ini, Sugiyem diduga mendapat perlakukan tidak baik sejak April 2020. Majikan kedua ini diduga melakukan pemukulan pada area mata Sugiyem hingga hilang fungsi penglihatan serta penyiksaan lainnya.

Majikannya tidak pernah membawa Sugiyem ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan akibat kekerasan fisik. Alat komunikasi Sugiyem juga disita oleh majikan dan selalu menolak saat Sugiyem meminta untuk dipulangkan.

Sugiyem akhirnya berhasil dipulangkan secara langsung oleh majikannya pada 23 Oktober 2020 dengan kondisi menggunakan kursi roda. Majikannya hanya mengantarkan Sugiyem hingga bandara.

Halaman

(lir/tor)