Pemprov DKI Bantah Tambah Saham Bir Anker: Kita Mau Jual

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 13 Nov 2020 16:49 WIB
Gedung Balai Kota DKI Jakarta.
Gedung Balai Kota DKI Jakarta (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membantah menambah saham di produsen bir Anker, PT Delta Djakarta. Pemprov mengaku saat ini tidak ada niat menambah saham di perusahaan tersebut.

"Nggak betullah (menambah saham), orang kita mau jual," ucap Sekretaris BP BUMD DKI Jakarta, Riyadi, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (13/11/2020).

Riyadi akan berkomunikasi dengan PT Delta soal adanya kenaikan saham tersebut. "Kita akan minta penjelasan kepada manajemen PT Delta," ujarnya.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Jakarta sudah berencana menjual saham bir. Namun, DPRD DKI Jakarta sampai saat ini tidak menyetujuinya.

Sebelumnya, saham Pemprov DKI Jakarta di PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) naik menjadi 58,33% bulan ini. Hal itu tercantum dalam laporan keterbukaan informasi perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI), yang diterbitkan pada 9 November yang lalu.

Selanjutnya laporan saham bir. Pemprov DKI Jakarta memiliki 467.061.150 lembar saham pada perusahaan PT Delta Djakarta>>>

Dilihat detikcom dari laporan itu, Jumat (13/11/2020), Pemprov DKI Jakarta memiliki 467.061.150 lembar saham pada perusahaan tersebut. Jumlahnya naik 32,08% dari kepemilikan pada bulan sebelumnya.

Jumlah tambahan saham itu menjadikan Pemprov DKI Jakarta menjadi pemilik mayoritas di produsen Anker Bir tersebut. Menggeser perusahaan San Miguel Malaysia yang sebelumnya menjadi pemilik terbesar dalam perusahaan produsen minuman beralkohol tersebut.

Bila disimpulkan, posisi kepemilikan saham terakhir pada Delta Djakarta adalah 58,33% milik Pemprov DKI Jakarta, 26,25% milik San Miguel Malaysia, dan 15,41% sisanya milik masyarakat luas.

(aik/zap)