Pulau Rhun Maluku Kaya Rempah dan Bersejarah, Tapi Belum Teraliri Listrik

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 13 Nov 2020 11:18 WIB
Bangunan ULPLTD milik PT PLN (Persero) di Desa Pulau Rhun, Kecamatan Banda, Provinsi Maluku, Kamis (12/11/2020). (ANTARA/Fauzi Lamboka)
Foto: Bangunan ULPLTD milik PT PLN (Persero) di Desa Pulau Rhun, Kecamatan Banda, Provinsi Maluku, Kamis (12/11/2020). (ANTARA/Fauzi Lamboka)
Jakarta -

Warga Pulau Rhun di Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, masih belum merasakan aliran listrik negara. Padahal fasilitas Unit Layanan Pembangunan Listrik Tenaga Diesel (ULPLTD) sudah terbangun sejak akhir 2018.

"Bangunan dan tiang listrik sudah ada, sampai saat ini belum ada mesinnya," kata Kepala Desa Pulau Rhun Salihi Surahi seperti dilansir ANTARA, Jumat (13/11/2020).

Menurut Salihi, bangunan ULPLTD milik PT PLN (Persero) tersebut sudah terbangun sejak akhir 2018. Namun hingga kini belum dapat mengaliri listrik ke perumahan warga karena belum ada mesin pembangkit listriknya.

Dia berharap ada pihak yang dapat menyampaikan kepada pemerintah, terutama PLN, agar segera ada mesin pembangkit listrik.

"Kami sangat membutuhkan listrik, bahkan masih ada warga yang tidak mau menggunakan listrik swasta dan lebih memilih menggunakan pelita," kata Salihi.

Menurut Salihi, memang saat ini sebagian warga desa di Pulau Rhun ada yang membeli listrik dari pihak swasta dengan membayar Rp 200 ribu per bulan untuk dapat menikmati aliran listrik selama lima jam per hari.

"Listrik dihidupkan pukul 18.00-23.00 WIT," ujar Salihi.

Pulau Rhun merupakan pulau bersejarah. Silakan baca di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2