Pihak Bank Beri Penjelasan Cara Cegah Penipuan

Nurcholis Maarif - detikNews
Kamis, 12 Nov 2020 17:21 WIB
Bank Danamon
Foto: Dok. Bank Danamon
Jakarta -

Edukasi ke nasabah perbankan disebut menjadi salah satu poin penting agar mereka terhindar dari kasus fraud atau penipuan. Hal inilah yang diterapkan Bank Danamon untuk meyakinkan nasabahnya bahwa hak dan uang yang mereka simpan aman.

"Di kita, Bank Danamon selalu melakukan edukasi. Edukasi nasabah is a key. Lalu kepada nasabah ditegaskan bahwa bertransaksi dengan bank, transaksi dengan institusi, bukan individu. Banyak kita lakukan kontrol, misalnya melalui telepon," ujar Direktur & Corporate Secretary Bank Danamon, Rita Mirasari dalam Workshop Danamon Mengajar: Penerapan Tata Kelola yang Baik di Perbankan yang digelar virtual, Kamis (12/11/2020).

Rita mengatakan edukasi ini dilakukan terus-menerus melalui berbagai media, misalnya saat Bank Danamon baru mengeluarkan produk baru. Hal tersebut dilakukan agar nasabah bisa mendapat informasi sepenuhnya dari pihak Bank Danamon.

Lebih lanjut Rita menjelaskan pihak perusahaan juga memiliki prinsip dan penerapan tata kelola perusahaan hingga manajemen risiko terintegrasi. Selain itu, Bank Danamon juga sudah punya tata kelola dan kebijakan yang dapat memitigasi terjadinya kasus fraud yang dilakukan pegawai bank.

Hal ini dilakukan untuk meyakinkan nasabah maupun early detection dari kemungkinan adanya fraud. Ia mencontohkan pegawai di Bank Danamon memiliki batasnya masing-masing dalam mengakses data transaksi di bank dan yang punya kewenangan pun masuk dalam audit.

"Tidak semua orang (pegawai Bank Danamon) punya akses yang luas. Setiap pegawai punya limit, akses dia ke mana aja. Tidak ada satupun yang punya akses unlimited. Kita menetapkan limit, ke customer, data, dan sepanjang transaksi di bank, ada auditnya," ujar Rita.

Bank Danamon juga memiliki kebijakan whistleblower yang disosialisasikan ke seluruh karyawan melalui berbagai media, seperti email blast, portal Danamon, dan situs web Danamon. Danamon bekerja sama dengan pihak ketiga mengelola dan menyediakan sistem pelaporan whistleblower yang independen, transparan, mudah, rahasia, terlindungi, dan termonitor bagi pelapor whistle blowing service (WBS).

(prf/ega)