Pengacara Pastikan Kingkin Anida Bukan Anggota KAMI

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 12 Nov 2020 14:30 WIB
Ilustrasi KAMI (dok. Istimewa)
Foto: Ilustrasi KAMI (dok. Istimewa)
Jakarta -

Kuasa hukum Kingkin Anida, Nurul Amalia dan Helmi Al Djufri merasa keberatan dengan pemberitaan yang menyebut kliennya bagian dari Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Pihak kuasa hukum menegaskan Kingkin tak terlibat KAMI.

"Bahwa atas pemberitaan yang saudara publikasikan merupakan berita bohong dan mengandung unsur fitnah terhadap klien kami. Klien kami, Kingkin Anida bukanlah termasuk anggota KAMI (Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia) apalagi sebagai petinggi KAMI," tulis tim kuasa hukum Kingkin Anida dalam surat Hak Jawab yang diterima detikcom pada Kamis (12/11/2020).

Keberatan yang dimaksud terkait dua artikel berjudul 'Total 8 Orang Petinggi-Anggota KAMI Ditangkap, Ini Daftarnya' dan 'Kronologi Penangkapan 8 Petinggi-Anggota KAMI di 5 Kota'.

"Bahwa kami juga telah meneliti rekaman video konferensi pers Brigjen Pol Awi Setiyono pada tanggal 13 Oktober 2020m dan kami juga telah meminta klarifikasi dari para penyidik pada Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, bahwa tidak ada satupun polisi yang mengatakan Kingkin Anida sebagai anggota ataupun petinggi KAMI," ucap kuasa hukum Kingkin Anida.

"Bahkan dikatakan penyidik berkas perkara Kingkin Anida pun terpisah dari berkas perkara para anggota KAMI. Atas pemberitaan saudara tersebut, klien kami mengalami kerugian immateril yang sangat besar berupa pencemaran nama baik dan pembunuhan karakter, juga terganggunya kenyamanan keluarga klien kami atas pemberitaan tersebut," sambung tim kuasa hukum Kingkin Anida.

Tanggapan Redaksi

Mengenai penyebutan Kingkin Anida sebagai bagian dari KAMI, berlandaskan pada percakapan wawancara via WhatsApp dengan Karopenmas Polri Brigjen Awi Setiyono pada 13 Oktober 2020 pukul 11.42 WIB. Dari wawancara itu, kami mendapatkan daftar nama pihak yang ditangkap yang terbagi dalam kelompok KAMI Medan dan KAMI Jakarta. Kingkin, dalam daftar itu, termasuk bagian dari KAMI Jakarta.

Sebagai bentuk ketaatan kami terhadap Kode Etik Jurnalistik, pernyataan pengacara yang menyatakan Kingkin Anida bukan bagian dari KAMI akan ditautkan di setiap artikel berita yang berkaitan dengan hal tersebut.

(aud/fjp)