Nama-Foto Dicatut untuk Peras Perusahaan, Bupati PPU Minta Kasus Diusut

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 11 Nov 2020 21:33 WIB
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Masud
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud (Usman Hadi/detikcom)
Jakarta -

Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Mas'ud, bersyukur pelaku penipuan yang mencatut namanya sudah ditangkap polisi. Pelaku berinisial AA (40) sempat menggunakan nama dan fotonya di profil WhatsApp (WA) untuk menipu korban.

"Pada saat ini kita juga sudah dikonfirmasi oleh pihak Polres PPU. Kemarin dilaporkan itu pelaku sudah ditangkap, alhamdulillah," kata Abdul Gafur kepada detikcom, Rabu (11/11/2020).

Dia juga mengkonfirmasi bahwa pelaku mempunyai akun bank yang mengatasnamakan dirinya. Namun Abdul Gafur menegaskan tak pernah mempunyai akun rekening yang sempat dipakai pelaku untuk tujuan transfer korban.

"Pelaku mengatasnamakan Abdul Gafur, saya sendiri sebagai bupati. Bahkan dia mempunyai akun saya, akun nomor rekening yang atas nama Bank (disamarkan). Tapi benar akunnya itu akun Abdul Gafur, tapi saya tidak pernah buka bank," kata dia.

Abdul Gafur masih penasaran karena pelaku bisa membuka akun bank yang mengatasnamakan dirinya. Dia berharap pembuatan akun tersebut bisa ditelusuri lebih lanjut.

"Kami akan tindak lanjuti dan telusuri bagaimana dia bisa buka akun atau buku tabungan Bank tersebut. Tapi buku tabungan itu, atau nomor rekening itu tidak bisa dipakai. Akhirnya dia memakai akun yang lain lagi," katanya.

Kapolres PPU AKBP Hendrik Hermawan (dua dari kiri) saat gelar perkara di Penajam, Selasa (10/11) kemarin (ANTARA/HO)Kapolres PPU AKBP Hendrik Hermawan (dua dari kiri) saat gelar perkara di Penajam, Selasa (10/11) kemarin. (HO/Antara)

Dalam kasus ini, tersangka AA meminta sebuah perusahaan untuk mengirimkan sejumlah uang. Polisi mengatakan pelaku memang sempat mengirimkan nomor rekening Bank Sinarmas atas nama Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud.

Abdul Gafur berharap pembuatan akun rekening atas nama dirinya bisa didalami lagi.

"Tapi yang saya bingungkan dan ingin saya telusuri lagi, bagaimana dia bisa membuka akun Bank itu? Karena kan seharusnya saya tuh, saya sendiri yang boleh buka di perbankan, tapi kok dia bisa sampai mempunyai akun bank yang atas nama saya, yang benar-benar saya itu seumur hidup tidak pernah memakai bank. Walaupun sudah ditangkap tapi saya masih penasaran untuk ditelusuri lebih jauh lagi," ungkapnya.

Cerita kasus ini terungkap bisa dilihat di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2