KPK Periksa 8 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika Papua

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 11 Nov 2020 10:19 WIB
Gedung KPK
Foto: Ari Saputra/detikcom

Berikut 8 nama yang diperiksa KPK:

1. Direktur PT Gavejuna dan Komisaris CV JBLessing, Yerry Aweidato Nawipa;
2. Mantan Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Pembangunan Gereja Kingmi Tahap 1, Totok Suharto;
3. Mantan Sekretaris Panitia Peneliti Pelaksanaan Kontrak Pekerjaan Tahap 1 dan 2 TA 2015-2016/Anggota Panitia Penerima Hasil Pekerjaan Tahap 2 TA 2016, Everardus Rico Kukuareyau;
4. Mantan anggota Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Pembangunan Gereja Kingmi Tahap, Elcardobes Sapakoly;
5. Mantan anggota Panitia Pengadaan Pembangunan Gereja Kingmi Tahap 1, Irsansari;
6. Mantan anggota Panitia Pengadaan Pembangunan Gereja Kingmi Tahap 2, Masmur;
7. Kasubbag Keagamaan Bagian Kesra Setda Mimika/PPTK Pekerjaan Tahap 1 dan 2 TA 2015-2016, Melkisedek Snae;
8. Direktur Utama PT Swarna Bajapacific, Pandu Lokiswara Salam.

Seperti diketahui, KPK memang sedang mengusut dugaan adanya tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan gereja di Kabupaten Mimika, Papua. KPK tengah mengumpulkan sejumlah alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi.

"Bahwa benar saat ini KPK sedang melakukan penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 tahap 1 TA 2015 di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (4/11/2020).

Ali mengatakan KPK akan memeriksa sejumlah saksi untuk mengumpulkan alat bukti. "Tim penyidik KPK saat ini masih mengumpulkan alat bukti, di antaranya akan memeriksa saksi-saksi," sebutnya.

Halaman

(fas/maa)