ITB, UGM, dan IPB Jadi Perguruan Tinggi Terinovatif 2020 Versi Kemenristek

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 10 Nov 2020 21:06 WIB
Rektor IPB University Arif Satria
Rektor IPB University, Arif Satria (Istimewa)
Jakarta -

IPB University berhasil meraih Anugerah Perguruan Tinggi Terinovatif dari Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) 2020. Selain IPB, ada pula Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang meraih penghargaan ini.

"Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika. Pencapaian ini kian menguatkan posisi IPB University sebagai kampus dengan tagline Innovation with Integrity," kata Rektor IPB University, Arif Satria, dalam siaran pers IPB yang diterima detikcom, Selasa (10/11/2020).

Pengumuman Anugerah ini dilangsungkan bertepatan dengan Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-25 dan Inovasi Indonesia Expo 2020 pada 10 November 2020.

Dari IPB University hadir untuk menerima penghargaan ini, Wakil Rektor Bidang Inovasi, Bisnis dan Kewirausahaan/Kepala Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi, Prof Dr Erika B Laconi. Penganugerahan Perguruan Tinggi Inovatif diberikan langsung oleh Menristek/Kepala BRIN, Bambang Brodjonegoro.

Pada saat bersamaan, Guru Besar IPB University bidang iklim, kehutanan, adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, Prof Dr Daniel Murdiyarso mendapatkan Penghargaan Habibie Prize 2020 Bidang Rekayasa. Prof Daniel adalah dosen IPB University di Departemen Geofisika dan Meteorologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (GFM-FMIPA). Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkesempatan memberi sambutan dalam acara ini.

"Diharapkan inovasi-inovasi dari anak bangsa dapat terus bertambah dan dapat dimanfaatkan, baik secara nasional, regional dan internasional," kata Jokowi.

Acara ini dihadiri oleh enam Menteri Kabinet Indonesia Maju, gubernur, akademisi, peneliti, mitra industri dan pemerintah daerah, baik secara online maupun offline. Undangan yang hadir secara online diberlakukan protokol COVID-19 secara ketat. Lebih dari 300 peserta dari seluruh Indonesia mengikuti acara ini secara daring.

(dnu/zak)