Badru Posting Ibu Hamil Ditandu Sempat Diamankan, Gerindra Anggap Berlebihan

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Kamis, 05 Nov 2020 12:00 WIB
Ibu Hamil di Lebak Ditandu
Foto: tangkapan layar Facebook

"Masalah itu kan sebenarnya lebih kepada permasalahan di desa, dan ini ada satu temuan. Kalau pemerintah desa itu menanggapi dengan baik, saya kira tidak perlu sampai terjadi kepada permasalahan hukum," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Badrudin atau Badru, pria asal Lebak, Banten, harus menginap selama dua hari di markas polisi. Gara-garanya, ia mem-posting foto seorang ibu hamil ditandu warga yang berjalan beberapa kilometer karena jalan rusak. Ia dibawa kepala desa ke kantor polisi lantaran dinilai mencemarkan nama baik.

Badru kemudian posting video dan foto proses evakuasi ibu hamil itu di Facebook (FB) miliknya pada akun Badry Aliansyah. Ia menuliskan bahwa selama 75 tahun merdeka tapi belum merasakan akses infrastruktur yang layak. Akibat jalan yang buruk, seorang ibu bahkan harus ditandu pakai bambu dan dibungkus sarung.

Unggahan itu ternyata membuat berang pihak pemerintah desa. Pada Senin (2/11), ia kemudian dibawa ke balai desa dengan kawalan RT dan langsung dibawa ke Polsek Panggarangan. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, kepala desa tidak terima atas video yang viral tersebut, bahkan dinilai mencemarkan nama baik.

Setelah dua hari mendekam di kantor polisi, Badru kemudian dibebaskan pada Rabu (4/11), pukul 16.30 WIB. Ia dijemput oleh pihak keluarga. Polisi menolak adanya istilah pembebasan atas pemuda tersebut karena tidak melakukan penahanan, meski Badru dua hari ada di kantor polisi.

"Siapa yang nahan, siapa yang bebas ini. Emang nggak dikeluarin, nggak ditahan, nunggu keluarganya yang menjemput. Tadi sudah dijemput, makanya baca di media sosial," ucap Kapolsek Panggarangan AKP Rohidi dengan nada tegas.

Halaman

(azr/rfs)