Survei Indo Barometer: 64,6% Responden Puas Kinerja Jokowi, 33,1% Tidak Puas

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 05 Nov 2020 06:52 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Wakil Presiden Maruf Amin saat memimpin rapat kabinet terbatas tentang hilirisasi industri produk-produk unggulan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (6/2/2020). Presiden Joko Widodo menyatakan industri nasional telah mampu membuat produk-produk dengan teknologi unggulan dan meminta dapat terus dikembangkan dengan pendanaan riset yang memadai dari BUMN serta swasta. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.
Foto: Jokowi-Ma'ruf (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta -

Lembaga survei Indo Barometer merilis hasil survei satu tahun kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wapres Ma'ruf Amin memimpin pemerintahan. Hasil survei Indo Barometer menyatakan 64,% responden puas dengan kinerja Jokowi dan 33,1% tidak puas, sementara itu 40,8% puas dengan kinerja Ma'ruf dan 47,4% tak puas.

Survei nasional ini dilaksanakan pada 10-17 Oktober 2020 dengan metode multistage random sampling terhadap 1.200 responden. Margin of error kurang lebih sebesar 2.83%, pada tingkat kepercayaan 95%. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Responden survei adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan.

Berikut hasilnya:

Jokowi
Puas: 64,6%
Tidak puas: 33,1%
Tidak jawab: 2,3%

Ma'ruf
Puas: 40,8%
Tidak puas: 47,4%
Tidak jawab: 11,8%

Menurut hasil survei Indo Barometer ada lima alasan responden puas dengan kinerja Jokowi. Apa saja alasan responden itu?

"Lima alasan publik puas dengan kinerja Presiden Jokowi adalah mempunyai hasil kerja nyata 27,1%, Jokowi orangnya merakyat 20,1%, banyaknya pembangunan infrastruktur 19%, Jokowi orangnya baik dan sederhana 7,1%, dan pembangunan desa sampai wilayah tertinggal 5,9%," begitu hasil survei Indo Barometer.

"Lima alasan publik tidak puas dengan kinerja Presiden Jokowi adalah kebijakannya menguntungkan pihak tertentu 16,4%, banyak pekerja asing 13,4%, perekonomian Indonesia menurun 13,1%, lapangan pekerjaan terbatas 11,6%, dan kesejahteraan masyarakat menurun 7.,6%," imbuhnya.

Tak berbeda dengan Ma'ruf. Ada lima alasan responden puas dengan kinerja Ma'ruf.

"Lima alasan publik puas dengan kinerja Wakil Presiden Ma'ruf Amin adalah berperan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama 36,5%, mempunyai hasil kerja nyata 16,1%, Ma'ruf Amin orangnya baik dan sederhana 12%, menjaga perdamaian 8,6%, Ma'ruf Amin orangnya bijaksana 6.9%," begitu hasilnya.

"Lima alasan publik tidak puas dengan kinerja Wakil Presiden Ma'ruf Amin adalah hasil kerja nyata belum terlihat 65%, Ma'ruf Amin tidak tegas 9,5%, kebijakan Ma'ruf Amin terbatas 5.3%, perekonomian Indonesia menurun 3.9%, dan banyak pekerja asing 2.6%," sambung hasil surveinya.

Simak juga video 'Survei Median: 54% Orang Puas terhadap Kinerja Jokowi-Ma'ruf':

[Gambas:Video 20detik]



(zak/rfs)