Saksi Ungkap Menantu Nurhadi Beli Kebun Sawit Rp 13 Miliar

Zunita Amalia Putri - detikNews
Rabu, 04 Nov 2020 15:51 WIB
KPK memeriksa menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono. Ia diperiksa terkait kasus korupsi yang menjerat eks Sekretaris MA Nurhadi.
Rezky Herbiyono (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Menantu eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Rezky Herbiyono disebut pernah memerintahkan membeli kebun kelapa sawit seharga Rp 13 miliar. Hal tersebut diungkap oleh mantan pegawai Rezky bernama Calvin Pratama, yang menjadi saksi dalam persidangan kasus suap perkara di MA.

"Waktu kapan saya lupa. Saya waktu itu diminta bayar sejumlah uang ke Ko Iwan. Iwan ini rekan bisnis Rezky untuk membayar lahan kelapa sawit. Kalau nggak salah jumlahnya sekitar Rp 13 miliar. Saya juga pernah melihat dokumen-dokumen itu dibalik nama atas nama Rezky dan Rizki Aulia waktu itu," ujar Calvin saat bersaksi dalam sidang di PN Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Rabu (4/11/2020).

Calvin, yang merupakan mantan pegawai Rezky di PT Herbiyono Energi Industri, mengaku tidak tahu asal duit pembelian kebun sawit berasal dari mana. Sebab, saat itu Rezky menyerahkan uang itu dalam bentuk tunai dan mata uang asing.

"Jadi saat transaksi itu, pagi itu saya datang di dalam mobil sudah ada shop bag yang isinya Rp 13 miliar tapi bentuknya dolar. Setelah itu dalam mobil sudah ada Pak Waskito Adi, sudah ada Pak Yoga sama Rezky. Nah, baru kita ke Bukopin Fatmawati. Seingat saya itu terus Pak Waskito urus untuk buka ulang (rekening) atas nama saya, dibuka rekening dolar, baru saya turun setorkan uang dolar yang Rp 13 miliar," ungkap Calvin.

"Saya lupa totalnya berapa, disetorkan, kemudian baru setelah dolar dimasukkan, bisa ditransfer rupiah ke rekening atas nama Pak Iwan," sambungnya.

Menurut Calvin, Iwan itu bukan pemilik kebun sawit. Iwan ini hanya perantara Rezky Herbiyono dengan pemilik lahan sawit.

Simak di halaman selanjutnya >>>

Selanjutnya
Halaman
1 2