ADVERTISEMENT

Jejak Rencana Kepulangan Habib Rizieq ke RI hingga Tiket Sudah di Tangan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 04 Nov 2020 12:42 WIB

12 Juni 2017

Habib Rizieq pertama kali dikabarkan akan segera pulang ke Tanah Air pada Juni 2017. Habib Rizieq disebut akan tiba di Indonesia pada 17 Ramadhan atau 12 Juni.

"Ya, mungkin beliau akan pulang tanggal 17 Ramadhan," kata juru bicara DPP FPI Slamet Maarif saat dimintai konfirmasi, 3 Juni 2017.

Slamet mengatakan tidak ada permintaan khusus dari Habib Rizieq kepada pihak kepolisian terkait kepulangan ini. "Nggak ada," ujarnya. Namun Habib Rizieq tak juga kunjung pulang.


17 Agustus 2017

Dua bulan kemudian, Habib Rizieq dikabarkan berencana pulang lagi. Ia disebut ingin menghadiri perayaan hari lahir Front Pembela Islam (FPI) pada 17 Agustus.

"Ada keinginan untuk pulang, kalau bisa sih sebelum tanggal 17 Agustus agar bisa ikut milad FPI yang ke-19," kata kuasa hukum FPI Sugito Atmo Pawiro saat dihubungi detikcom, 24 Juli 2017.

Saat itu, FPI menyatakan akan mencoba berkomunikasi lebih dulu dengan kepolisian agar kasus yang menjeratnya dihentikan. Dia berharap ada solusi terbaik antara pihak Rizieq dan kepolisian sebelum kepulangan tersebut. Singkat cerita, kepulangan Habib Rizieq batal terealisasi.

2 Desember 2017

Habib Rizieq kembali dikabarkan akan pulang dalam reuni aksi pada Sabtu, 2 Desember 2017, di Lapangan Monas, Jakarta Pusat. Dalam kegiatan itu, Habib Rizieq dijadwalkan akan hadir.

"Iya pagi ini saya komunikasi dengan Habib Rizieq dan Habib Rizieq minta saran saya apakah datang atau tidak. Saya bilang harus datang. Datang ke Indonesia, insyaallah," kata Kapitra Ampera, yang saat itu merupakan pengacara Habib Rizieq, 26 November 2017.

Lagi-lagi, kabar kepulangan Habib Rizieq tidak terealisasi untuk ketiga kalinya. Rizieq masih tetap di Saudi.


21 Februari 2018

Beredar foto e-ticket atas nama Rizieq dengan tanggal kepulangan 21 Februari 2018. Di situ tertulis bahwa Habib Rizieq akan tiba pada pukul 09.00 WIB.

Dalam e-ticket itu tertulis Muhammad Rizieq Syihab akan naik maskapai Saudi Arabian Airlines dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada 20 Februari 2018. Pihak FPI sempat mengkonfirmasi. "Iya benar," kata Sekjen DPP FPI kala itu, Novel Bamukmin, 16 Februari 2018.

Pada saat hari-H, jemaah yang ingin menyambut sang habib sudah berkumpul di sekitar area parkir Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten. Habib Rizieq mengumumkan dirinya batal pulang karena belum mendapat petunjuk dari Allah.

"Jadi hari ini saya harus menunda dulu kepulangan saya karena harus menunggu isyarah sehingga pulang di waktu yang tepat dan saya akan tetap istikharah mohon petunjuk Allah SWT agar dapat bisyarah dan bisa," kata Habib Rizieq lewat rekaman telepon yang diperdengarkan di Masjid Baitul Amal.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT