Kunker ke Ukraina, Rombongan DPR Bahas Kerja Sama Pertahanan-Imigrasi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 02 Nov 2020 18:55 WIB
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin memimpin rombongan anggota DPR dari Fraksi Golkar kunker ke Ukraina, Senin (2/11/2020).
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin memimpin rombongan anggota DPR dari Fraksi Golkar kunker ke Ukraina. (Dok: Istimewa)
Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin memimpin rombongan DPR melakukan kunjungan kerja (kunker) ke parlemen Ukraina. Azis mengatakan DPR RI dan parlemen Ukraina (Verkhovna Rada) sepakat memperkuat kerja sama bilateral.

Azis memimpin rombongan anggota Dewan dari Fraksi Golkar yang bertugas di sejumlah komisi di DPR. Ada Ketua Komisi I Meutya Hafid, anggota Komisi III Supriansa, Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily, Wakil Ketua Komisi X Hetifah Sjaifudian, anggota Komisi XI Putri Anetta Komaruddin dan Mukhamad Misbakhun, anggota Komisi I Bobby Adityo Rizaldi, serta anggota Komisi II Bambang Patijaya.

Azis mengadakan pertemuan dengan pimpinan parlemen Ukraina serta pertemuan dengan Inter-Parliamentary Friendship Group of Indonesia-Ukraine. Kedua parlemen menekankan pentingnya peningkatan hubungan Indonesia-Ukraina di berbagai bidang.

Dalam kesempatan tersebut, Azis juga menyampaikan hal terkait keimigrasian. Pimpinan DPR yang juga dari Fraksi Golkar itu meminta kepada pimpinan parlemen Ukraina agar pemerintah mereka dapat membebaskan visa bagi warga negara Indonesia (WNI).

"Indonesia-Ukraine memiliki hubungan bilateral yang baik dalam hal kerja sama pertahanan yang perlu terus ditingkatkan, juga dalam ekonomi agar defisit perdagangan dapat teratasi segera, dan juga bebas visa kunjungan untuk WNI, sebagaimana Indonesia membebaskan visa kepada Ukraine," kata Azis dalam keterangan tertulis, Senin (2/11/2020).

"Hal ini menjadi beberapa hal yang kami bahas secara intens dalam pertemuan dengan parlemen Ukraine," imbuhnya.

Azis juga memuji pelaksanaan pilkada di Ukraina. Sebab, pilkada tersebut sukses digelar meskipun di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).

"Pemerintah Ukraine berhasil menjalankan pilkada serentak secara nasional di 22 oblast (provinsi) di masa pandemi COVID-19. Suatu keberhasilan yang luar biasa dan menjadi optimisme bagi penyelenggaraan pilkada serentak di Indonesia pada bulan Desember nanti," sebut Azis.