Round-up

Onar Klub Harley di Bukittinggi: Keroyok Prajurit TNI, Berakhir di Bui

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 01 Nov 2020 07:45 WIB
Dua tersangka pengeroyokan prajurit TNI di Bukittinggi ditahan di kantor polisi (dok Istimewa)
Foto: Dua tersangka pengeroyokan prajurit TNI di Bukittinggi ditahan di kantor polisi (dok Istimewa)

Epriyanto menegaskan pihaknya menghormati proses hukum oleh kepolisian. Dua anggota HOG SBC sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

Tak hanya pihak kepolisian, POM TNI juga turut melakukan penyelidikan terkait peristiwa pengeroyokan itu. Dari hasil penyelidikan, POM TNI mengungkapkan dua prajurit TNI yang dikeroyok klub moge tersebut merupakan personel Kodim 0304/Agam. Kedua prajurit yang jadi korban pengeroyokan itu bernama Serda M Yusuf dan Serda Mistari.

Kedua korban saat itu sedang bertugas, namun tidak berpakaian dinas TNI karena anggota Tim Intel Kodim 0304/Agam.

"Prajurit tersebut berpakaian preman, tidak berpakaian dinas karena tugas jabatannya sebagai anggota Tim Intel di Kodim 0304/Agam," kata Danpuspomad, Letjen Dodik Wijanarko dalam keterangannya, Sabtu (31/10/2020).

Pengeroyokan bermula saat keduanya mendapatkan tindakan tak patut dari rombongan klub moge Harley Owners Group Siliwangi Bandung Siliwangi Bandung Chapter (HOG SBC). Awalnya Serda Yusuf dan Serda Mistari yang berboncengan melaju di Jl Dr Hamka, Kota Bukittinggi.

Dari arah yang sama, menyusul sejumlah pengendara moge HOG yang mengejar rombongan inti karena tertinggal. Anggota klub moge itu memainkan gas secara berlebihan.

"Pada saat rombongan moge mendahului Serda M Yusuf yang berboncengan sepeda motor dengan Serda Mistari, memberi kesan kurang sopan karena rombongan moge tersebut bermain gas di luar batas wajar, sehingga kedua orang prajurit TNI AD yang sedang berboncengan menepi sampai keluar jalan, berada di bahu jalan," jelas Letjen Dodik.

Serda Yusuf dan Serda Mistari langsung menyusul rombongan tersebut. Cekcok pun tak terhindarkan hingga akhirnya terjadi insiden pengeroyokan dari anggota klub moge kepada dua prajurit TNI.

Kini, dua tersangka yang berasal dari anggota klub moge ditahan di Polres Bukittinggi. Keduanya disangkakan Pasal 170 KUHP.

"Dua orang sudah kami tahan inisial MS (49) dan B (18). Pasal yang dipersangkakan adalah 170 KUHP. Dan terhadap pelaku keroyok sudah dilakukan penahanan di rutan polres," kata Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara, saat dikonfirmasi, Sabtu (31/10).

Halaman

(ibh/eva)