Tawarkan Bantuan ke Turki, Prancis Dinilai Ambil Hikmah dari Momentum Gempa

ADVERTISEMENT

Tawarkan Bantuan ke Turki, Prancis Dinilai Ambil Hikmah dari Momentum Gempa

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 01 Nov 2020 06:52 WIB
Erdogan, Macron dan kontroversi kartun Nabi Muhammad: Turki serukan boikot produk Prancis
Presiden Turki, Erdogan dan Presiden Prancis, Macron (Foto: BBC World)

"Turki memerlukan waktu untuk berpikir. Karena pasti sudah memperkirakan berbagai dampak lanjutan saat bantuan tersebut diberikan. Dikhawatirkan akan keluar pernyataan dari Prancis menyangkut Yunani dan Nagorno Karabakh, yang berpotensi menyudutkan Turki," katanya.

Reza menilai, Turki tidak akan gegabah terkait bantuan itu. Reza juga menyinggung bantuan itu sebaiknya diberikan oleh Uni Eropa.

"Turki tidak akan gegabah menerima bantuan dari Prancis. Akan elok jika Uni Eropa yang menawarkan bantuan tersebut, dengan porsi bantuan Prancis sebagai yang terbesar," tutur dia.

Reza juga berbicara kemungkinan jika Turki menerima bantuan itu. Menurutnya Turki akan memberikan rincian agar bantuan itu tepat guna.

"Seandainya Turki menerima bantuan tersebut, Turki akan memberikan rincian bantuan yang diharapkan. Sehingga bantuan tersebut tepat guna adanya, dengan tetap menghargai hukum nasional Turki, dalam mengatur perlintasan orang, barang, dan jasa," kata dia.

Namun demikian, Reza menilai tawaran dari Prancis kepada Turki itu adalah hal yang wajar dalam hubungan dua negara. Hal itu juga telah diatur dalam Piagam Persatuan Bangsa Bangsa (PBB).

"Tawaran bantuan Prancis kepada Turki merupakan hal yang wajar dalam hubungan antarbangsa di dunia. Juga sudah diamanahkan dalam Piagam PBB," tuturnya.

Sebelumnya, Pemerintah Prancis menawarkan bantuan kepada Turki dan Yunani setelah gempa bumi dahsyat melanda wilayah Aegea, Turki menewaskan setidaknya 24 orang.

Ungkapan solidaritas Prancis ini disampaikan setelah ketegangan berminggu-minggu antara Prancis dan Turki, yang mencapai puncaknya akhir pekan lalu ketika Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mempertanyakan kesehatan mental Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

"Solidaritas penuh dari Prancis dengan Yunani dan Turki setelah gempa bumi," kata Clement Beaune, Menteri Urusan Eropa dalam cuitan di Twitter. "Kami siap memberikan bantuan yang diperlukan," imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (31/10).


(lir/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT