Putus di Bulan Juni, Sejoli ABG Buang Bayi Hasil Hubungan ke Panti Bali

Angga Riza - detikNews
Jumat, 30 Okt 2020 15:00 WIB
Newborn child baby having a treatment for jaundice under ultraviolet light in incubator. A neonatal intensive care unit (NICU), intensive care nursery (ICN) for premature newborn infants
Ilustrasi bayi (Foto: iStock)
Jembrana -

Sejoli anak baru gede (ABG) berinisial RP (17) dan PR (16) begitu tega membuang bayi yang baru lahir ke halaman panti asuhan di Melaya, Jembrana, Bali. Bayi tersebut diduga hasil hubungan gelap keduanya.

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita mengatakan awalnya RP yang masih duduk di bangku kelas 3 SMA melahirkan bayi di rumahnya. RP didampingi pacarnya lalu memasukkan bayi tersebut ke tas ransel dan membawanya ke panti asuhan dengan berboncengan sepeda motor.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (28/10) pukul 03.30 Wita. PR sempat menyarankan agar bayi tersebut dibawa ke rumahnya. Namun RP tetap ingin bayi tersebut ditaruh di depan panti asuhan Giri Asih.

Setelah tiba, bayi tersebut diletakkan PR di halaman panti asuhan. Diketahui pasangan di bawah umur ini berpacaran selama 11 bulan dan kini mereka telah putus.

"Setelah sampai di panti asuhan masuk ke dalam halaman panti asuhan dan menaruh tas ransel yang berisikan bayi di wantilan (bale) panti asuhan. Di mana kedua pelaku awalnya memiliki hubungan pacaran sejak bulan Agustus 2019 kemudian putus pada bulan Juni 2020," ujar Yogie.

Sementara itu, kedua pelaku yang masih di bawah umur tidak ditahan. Dan untuk bayinya diserahkan kembali ke orang tua.

"Tidak kami lakukan penahanan karena masih di bawah umur. Untuk bayi rekomendasi dari Dinsos karena orang tua sudah ditemukan maka dikembalikan ke orang tua," papar Yogie.

(jbr/idh)