Wawancara Eksklusif

Punya 500 Ribu Subscribers, Gus Nur Raup Uang Puluhan Juta dari YouTube

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 30 Okt 2020 14:52 WIB
Jakarta -

Sugi Nur Rahardja atau dikenal dengan sebutan Gus Nur memiliki 500 ribu lebih subscribers pada akun YouTube Munjiat Channel. Gus Nur mengaku keaktifannya mengunggah video di YouTube mampu menghasilkan uang hingga puluhan juta rupiah.

"Boleh dibilang gitu, penghasilan dari YouTube Rp 30 juta, Rp 15 juta, Rp 20 juta. Tapi kan saya nggak ikut makan (uang hasil YouTube-red) itu. Udah admin saja, kadang untuk sosialnya itu, nggak sempat itu saya ngurusin uang-uang itu," kata Gus Nur saat wawancara eksklusif dengan detikcom di Bareskrim, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2020).

Gus Nur menuturkan penghasilan dari akun Munjiat Channel tak tentu. Dia pun mengaku bukan Youtuber.

"Pernah dapat Rp 30-an juta, sekali. Sekarang naik turun lah, Rp 15-20 juta, Rp 15-20 juta, Rp 11 juta. Kalau di bawah Rp 10 jarang. Tapi bukan berarti saya YouTuber, cari uang di YouTube, nggak. Saya bukan YouTuber," tutur dia.

Gus Nur menuturkan admin Munjiat Channel adalah anaknya sendiri yang bernama Munjiat. Gus Nur sendiri tak ingat betul kapan Munjiat Channel dibuat.

"Kalau Munjiat sudah 4 atau 5 tahun ya, itu admin yang tahu. (Admin Munjiat Channel-red) anak saya sendiri, Munjiat namanya," ucap Gus Nur.

Selain dari YouTube, sambung Gus Nur, dia menghidupi keluarganya dengan berjualan sembako. Gus Nur mengaku tak mencari uang dari berdakwah.

"(Produk jualan Gus Nur-red) ada madu, ada sambal, ada kecap, ada sabun wajah, ada banyak kebutuhan orang lah. Kalau penceramah itu bukan pekerjaan, saya selalu nolak uang, saya tidak cari uang di wilayah dakwah. Saya bisnis, kerja keras, uangnya saya pakai membiayai dakwah saya," jelas Gus Nur.

"Saya nggak pernah tarif panitia, 'Gus Nur, berapa undang sampeyan?', 'Nggak usah, kalau sampeyan nggak punya uang, saya ninggalin nanti'. Saya nggak pernah narif, sudah umum itu di Munjiat. Saya tuh pengusaha, saya punya banyak dagangan," terang Gus Nur.

Gus Nur sebelumnya diduga menyebarkan ujaran kebencian dengan menghina NU lewat video di salah satu akun YouTube. Video itu tayang dalam akun MUNJIAT Channel. Dalam video tersebut Gus Nur tampak sedang berbincang dengan Refly Harun. Video itu diunggah pada 16 Oktober 2020.

Pada menit ke-3.45, Gus Nur kemudian menyampaikan pendapatnya soal kondisi NU saat ini. Menurut Gus Nur, NU saat ini tidak seperti NU yang dulu.

"Sebelum rezim ini, ke mana jalan dikawal Banser. Saya adem-ayem sama NU. Ndak pernah ada masalah. Nah, tapi setelah rezim ini lahir tiba-tiba 180 derajat itu berubah," ujarnya dalam video itu.

"Saya ibaratkan NU sekarang itu seperti bus umum. Sopirnya mabuk, kondekturnya teler, keneknya ugal-ugalan. Dan penumpangnya itu kurang ajar semua. Merokok, nyanyi juga, buka-buka aurat juga, dangdutan juga," lanjutnya.

Gus Nur ditetapkan sebagai tersangka dugaan ujaran kebencian terkait perkataan yang diduga menghina NU. Gus Nur kini telah ditahan Bareskrim Polri.

gus nurFoto: Gus Nur dan Refly Harun membahas NU dan Pemerintah (Tangkapan layar)
(aud/hri)