Kunjungi Jokowi, Pompeo Dinilai Bawa Pesan Peringatan AS ke China

Ibnu Hariyanto - detikNews
Jumat, 30 Okt 2020 08:45 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Michael Richard Mike Pompeo kembali lakukan lawatan ke Indonesia. Ia pun disambut hangat Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor.
Mike Pompeo dan Presiden Jokowi (Foto: dok. Setpres RI/Muchlis Jr)
Jakarta -

Pengamat hubungan internasional dari Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana menilai kunjungan Menlu AS Mike Pompeo ke Indonesia membawa pesan peringatan untuk China. Sebab, belakangan ini China sangat agresif terkait Laut China Selatan.

"Kehadiran Menteri Luar Negeri Pompeo ke Indonesia untuk bertemu dengan mitranya Menlu RI Retno Marsudi dan beraudiensi dengan Presiden Joko Widodo positif untuk memberi pesan kepada China yang belakangan sangat agresif di Laut China Selatan," kata Hikmahanto saat dihubungi, Kamis (29/10/2020).

Menurutnya, hal itu terlihat ketika Pompeo mengapresiasi pernyataan Menlu Retno Marsudi yang meminta semua negara untuk menghormati UNCLOS di Laut China Selatan. Dia menilai hal itu secara tidak langsung sebagai bentuk kritik terhadap China.

"Pernyataan ini tentu mengkritik China yang mengklaim sembilan garis putus yang tidak memiliki dasar dalam UNCLOS dan telah dinyatakan demikian oleh putusan Permanent Court of Arbitration pada tahun 2016," ujarnya.

Menurutnya, Indonesia kini tidak gentar menyampaikan kritik meski masih bergantung pada utang dari China. Hikmahanto memandang sikap itu menunjukkan Indonesia telah menjalankan politik bebas aktif.

"Ini menunjukkan Indonesia telah menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif di mana Indonesia tidak berpihak ke China maupun AS tetapi pada hukum internasional, khususnya UNCLOS," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2