KPK Tahan Hiendra Soenjoto Buron Kasus Suap-Gratifikasi Nurhadi

Ibnu Hariyanto - detikNews
Kamis, 29 Okt 2020 23:31 WIB
ilustrasi KPK
Gedung kpk (Foto: dok detikcom)
Jakarta -

KPK menangkap buronan kasus suap-gratifikasi eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, Hiendra Soenjoto di kawasan BSD Tangerang Selatan. Hiendra langsung ditahan selama 20 hari ke depan.

"Hari ini kami akan menyampaikan penahanan terhadap salah satu tersangka yang KPK tangani, yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang sejak 11 Februari 2020. Tersangka tersebut adalah HS," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dalam konferensi pers di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Kamis (29/10/2020).

Hiendra bakal ditahan di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur. Hiendra akan menjalani isolasi selama 14 hari di Rutan KPK cabang C1 sebelum dijebloskan ke Rutan Pomdam Jaya.

"Tersangka HS akan ditahan selama 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 29 Oktober 2020 sampai dengan 17 November 2020 di Rumah Tahanan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur. Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid 19 di lingkungan Rutan KPK maka tersangka terlebih dahulu dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari di Rutan KPK Kavling C1," ujarnya.

Lili mengatakan Hiendra merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap-gratifikasi yang menjerat Nurhadi. Hiendra yang merupakan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) dijerat sebagai tersangka pemberi suap.

Hiendra diduga menyuap Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono sebesar Rp 45.726.955.000. Uang suap itu berkaitan dengan pengurusan perkara antara PT MIT dan PT KBN.

"Untuk merealisasikan kesepakatan pengurusan perkara PT MIT, pada tanggal 22 Mei 2015, Rezky Herbiono menerima uang sejumlah Rp 400.000.000,00 dari HS yang ditransfer ke rekening bank atas nama Rezky Herbiyono sebagai pembayaran uang muka yang dilakukan beberapa kali hingga akumulasinya mencapai Rp Rp45.726.955.000," tutur Lili.

Selanjutnya
Halaman
1 2