Rapid Test Saat Keluar-Masuk Riau Mendadak Ditiadakan, Ini Penjelasan Pemprov

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kamis, 29 Okt 2020 12:27 WIB
Suasana pengecekan di pos perbatasan Riau (dok. Istimewa)
Suasana pengecekan di pos perbatasan Riau. (dok. Istimewa)
Pekanbaru -

Gubernur Syamsuar sempat mengeluarkan surat adanya pemeriksaan kesehatan dengan menunjukkan rapid test untuk keluar dan masuk Riau. Tapi, mendadak rencana itu dibatalkan. Apa alasannya?

Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan salah satu pertimbangannya adalah Permenkes 413. Di salah satu pasal disebutkan bahwa yang dimaksud pemeriksaan terhadap keluar-masuknya orang hanya diberlakukan di wilayah perbatasan negara atau di pintu masuk negara. Dalam pasal tersebut, tidak diatur perbatasan antarwilayah di Indonesia.

"Pertimbangan ini menjadi salah satu tidak diberlakukannya menunjukkan surat rapid test untuk warga yang akan keluar dan masuk Riau. Sehingga dalam libur cuti bersama ini, tidak diberlakukan rencana tersebut," kata Kadinkes Riau Mimi Yuliani Nazir saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (29/10/2020).

Walau demikian, Mimi membantah surat imbauan Gubernur Riau tersebut dianggap terlalu gegabah. Rencana untuk rapid test tersebut hanya sebagai bentuk antipasti dalam rangka menekan penyebaran virus Corona.

"Ya nggak gegabahlah. Niatnya kan bagus, untuk mengantisipasi soal COVID-19. Walau warga yang akan keluar-masuk tanpa surat rapid test, di posko cek poin di perbatasan tetap dilaksanakan protokol kesehatan yang dilakukan tim di lapangan," kata Mimi.

Lantas, apakah warga yang keluar-masuk Riau tetap diperiksa?

Selanjutnya
Halaman
1 2