Menag: Penyataan Presiden Macron Lukai Perasaan Umat Islam

Dwi Andayani - detikNews
Kamis, 29 Okt 2020 11:41 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi.
Foto: Menteri Agama Fachrul Razi. (Jefrie-detikcom)
Jakarta -

Meteri Agama Fachrul Razi mendukung sikap Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang memanggil Duta Besar Perancis dan mengecam Presiden Perancis Emmanuel Macron yang dinilai menghina Islam. Fachrul menilai Macron telah melukai perasaan umat muslim.

"Pernyataan Presiden Perancis Emmanuel Macron melukai perasaan umat muslim karena mengaitkan agama Islam dengan tindakan terorisme," ujar Fachrul dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/10/2020).

Fachrul menekankan setiap umat beragama harus menghormati simbol-simbol agama yang dianggap suci oleh pemeluk agama lain. Termasuk terkait pemahaman visualisasi Nabi Muhammad," ujarnya.

Dia menyebut kebebadan berekspresi tidak boleh melampaui batas yang dapat menciderai kehormatan agama lain. Menurut Fachrul, menghina simbol agama merupakan tindakan kriminal, pelakunya perlu bertanggung jawab dan ditindak sesuai ketentuan hukum.

"Kebebasan berpendapat atau berekspresi tidak boleh dilakukan melampaui batas atau kebablasan sehingga mencederai kehormatan, kesucian, dan kesakralan nilai dan simbol agama apapun," tuturnya.

Tonton video 'Ribuan Warga Bangladesh Kecam Presiden Emmanuel Macron':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2