Wakil Ketua MPR Puji Gubernur Yogyakarta Tangani COVID-19

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Kamis, 29 Okt 2020 10:37 WIB
MPR
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR Syarief Hasan memuji langkah Gubernur Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono X dalam menangani pandemi COVID-19 di daerahnya. Menurutnya, masyarakat ditempatkan sebagai subjek sehingga sadar akan dampak wabah penyakit itu hingga taat protokol kesehatan.

"Tanpa dikomando, masyarakat memakai masker sendiri," ujar Syarief dalam keterangannya, Kamis (29/10/2020).

Hal ini ia ungkapkan usai diskusi dengan Sultan di Kepatihan Yogyakarta, Rabu (28/10) kemarin. Ia menuturkan bila pengertian lockdown adalah penguncian secara ketat, hal demikian oleh Sultan dimodifikasi. Masyarakat diberi penjelasan mengenai aturan itu agar tetap berada di rumah. Tetapi bagi masyarakat yang sehat bisa saja melakukan kegiatan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Sultan, kata dia, meyakini imunitas atau tubuh yang sehat dan kuat adalah pertahanan yang baik dalam mencegah COVID-19. Untuk itu, Sultan memberi bekal kepada masyarakat agar mereka tetap sehat dan kuat sehingga imunitas terjaga.

"Untuk itu mereka diberi vitamin dan sebagainya. Dengan demikian penyebaran COVID-19 bisa diputus mata rantainya," jelasnya.

Sebagai wilayah yang penduduknya terbilang padat dan lalu lalang masyarakat bisa dikatakan kerap keluar masuk, menurut Syarief, Sultan melakukan tracing. Semua yang datang ke desa, kedatangannya betul-betul di data secara akurat sehingga bila ada ada apa-apa bisa dilacak dan telusuri secara utuh.

"Itulah yang membuat kondisi Yogyakarta sangat luar biasa," pujinya.

Dalam waktu dekat, sekitar satu hingga dua bulan, sepertinya mahasiswa yang menempuh pendidikan di Yogyakarta akan kembali kuliah. Mengantisipasi kedatangan mereka, menurut Syarief, pemprov sudah mempersiapkan langkah antisipasi yang perlu dilakukan.

Dalam masalah kebijakan penanganan COVID-19, Sultan terhadap masalah-masalah tertentu menyerahkan hal demikian kepada pihak terkait, misalnya dalam masalah perhotelan, ia menyerahkan bagaimana assosiasi itu menentukan langkah-langkah yang penting agar penularan COVID-19 bisa dicegah.

Ditambahkannya selama ini Pemprov membangun komunikasi dengan semua pihak yang ada di Yogyakarta sehingga bila ada permasalahan, pihak-pihak yang ada memberi masukan untuk mengatasi masalah. "Jadi masyarakat betul-betul dijadikan subjek dalam kebijakannya," pungkasnya.

Tonton video 'Mendagri Minta Ada Rumusan Keseimbangan Kesehatan-Ekonomi Tangani Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)