Viral Guru di DKI Ajak Pilih Ketua OSIS Seagama, KPAI Minta Disdik Bertindak

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 28 Okt 2020 19:31 WIB
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti bersama Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Pendidikan Kreatifitas dan Budaya, Kementrian PPPA, Evi Hendrani memberi pernyataan pers terkait Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA di gedung KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2018). KPAI menilai  terjadi malpraktik dalam dunia pendidikan karena soal yang diujikan tidak pernah diajarkan sebelumnya dalam kurikulum sekolah.
Komisioner KPAI Retno Listyarti (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengkritik guru SMA Negeri 58 Jakarta yang mengajak murid-muridnya memilih ketua OSIS seagama. KPAI mendorong Dinas Pendidikan DKI Jakarta memeriksa guru berinisial TS tersebut.

"Peristiwa ajakan salah satu guru di salah satu SMAN di Jakarta untuk tidak memilih Ketua OSIS yang tidak seagama dengan mayoritas, menunjukkan penghargaan terhadap keberagaman mulai luntur di negeri ini, termasuk di sekolah negeri, padahal sekolah negeri seharusnya tempat menyemai keragaman karena para siswanya sangat beragam," kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, dalam keterangan pers tertulis kepada wartawan, Rabu (28/10/2020).

Apabila guru mengajarkan kebencian atas keberagaman, kebencian tersebut akan benar-benar terwujud di kalangan para siswa dan menjadi budaya di sekolah. "Karena apa yang diajarkan guru didengar murid-muridnya," tutur Retno.

"Jadi, toleransi itu mutlak, bukan sekadar menghargai perbedaan, tapi lebih dari itu, tidak ada kebencian sedikit pun pada perbedaan," kata dia.

Lihat juga video 'KPAI Minta Pelajar yang Demo Tetap Bisa Dapat SKCK dan Tidak Diberhentikan':

[Gambas:Video 20detik]



KPAI merekomendasikan agar Dinas Pendidikan DKI memanggil guru yang bersangkutan supaya bisa dilakukan pemeriksaan. Dinas pendidikan juga perlu melatih para guru untuk memperkuat nilai kebangsaan dan kemanusiaan. Berikut ini rekomendasi lengkap KPAI untuk kasus pesan guru TS untuk Rohis di SMAN 58 Jakarta itu:

Selanjutnya
Halaman
1 2