Survei InPAS Pilkada Asahan: Eks Wagubsu Ungguli Petahana-Istri Eks Bupati

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 28 Okt 2020 18:43 WIB
Rilis survei InPAS terkait Pilkada Asahan (Datuk-detikcom)
Foto: Rilis survei InPAS terkait Pilkada Asahan (Datuk-detikcom)
Medan -

Lembaga survei Institute for Political Analysis and Strategy (InPAS) merilis survei elektabilitas tiga paslon di Pilkada Asahan. Bagaimana hasilnya?

Survei elektabilitas paslon di Pilkada Asahan ini dilakukan pada 12 sampai 18 Oktober 2020 dengan menggunakan metode penarikan sampel multistage random sampling terhadap 400 orang responden dengan margin of error kurang lebih 5%. Para responden merupakan penduduk Asahan.

Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner berbasis teknologi informasi modern. Penarikan sampel mulai dari desa/kelurahan di kota dipilih secara random dengan jumlah proporsional.

"Pelaksanaan survei dilaksanakan pada 12 sampai 18 Oktober. Jumlah responden pada survei ini sebanyak 400 orang dengan metode multistage random sampling," ujar Direktur Lembaga Survei InPAS, Alwi Dahlan Ritonga, saat rilis hasil survei di Kafe Keumalahayati, Medan, Rabu (28/10/2020).

Dalam survei ini, 85,5% responden menyatakan tidak puas terhadap kinerja Pemkab Asahan, sementara 14,5% menyatakan puas. Sebanyak 96,75% responden menyatakan akan menggunakan hak pilihnya dan 3,25% menyatakan ragu-ragu.

Lalu bagaimana hasil survei elektabilitas tiga paslon di Pilkada Asahan ini?

"Paling besar pilihan responden adalah paslon Nurhajizah-Henri Siregar yaitu 37,5%, Surya-Taufik Zainal Abidin yaitu 30,5% dan Rosmansyah-Winda Fitrika yaitu 17%. Sementara 15% masih abu-abu," ujar Alwi.

Sebagai informasi, Nurhajizah-Henri Siregar merupakan paslon yang diusung Gerindra, PKS dan PKB. Nurhajizah merupakan mantan Wakil Gubernur Sumut.

Sementara, Surya-Taufik Zainal Abidin merupakan paslon yang diusung Golkar, PPP, PAN, Demokrat, PKPI dan Perindo. Surya merupakan Bupati Asahan saat ini.

Terakhir, Rosmansyah-Winda Fitrika sebagai paslon yang diusung PDIP dan Hanura. Winda merupakan istri mantan Bupati Asahan, Almarhum Taufan Gama Simatupang.

(haf/tor)