Cerita Janda Bolong, Pelipur Lara Pedagang Bunga Saat Pandemi Corona

Ahmad Arfah - detikNews
Rabu, 28 Okt 2020 12:06 WIB
Tanaman janda bolong yang masih berukuran kecil (Ahmad Arfah-detikcom)
Foto: Tanaman janda bolong yang masih berukuran kecil (Ahmad Arfah-detikcom)
Pedagang lainnya, Manto, mengatakan janda bolong di toko miliknya juga sudah ludes. Selain janda bolong, tanaman yang paling banyak dicari konsumen di tokonya adalah Aglonema atau sri rezeki.

"Sri rezeki juga banyak dicari. Harganya kalau yang ini mulai Rp 200 ribu," kata Manto.

Manto mengaku penghasilannya meningkat saat pandemi Corona. Dia bersyukur bisnisnya bisa bertahan di tengah pandemi.

Tanaman Caladium (Ahmad Arfah-detikcom)Tanaman Caladium (Ahmad Arfah-detikcom)

Seorang pembeli, Ros, mengaku sengaja membeli tanaman untuk mengisi kesibukan saat pandemi Corona. Hari ini, Ros membeli dua buah tanaman jenis Calladium.

"Sejak Corona ini kan banyak di rumah, jadi beli bunga untuk mengisi kesibukan selama di rumah. Biar sehat juga lah banyak bunga di rumah," jelasnya.

Halaman

(haf/idh)