Potensi Gratifikasi Sepeda untuk Jokowi, PKB Bicara Budaya Berbagi Hadiah

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Rabu, 28 Okt 2020 11:49 WIB
Jazilul Fawaid
Jazilul Juwaini. Foto: MPR
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat sepeda lipat dari artis Daniel Mananta. Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menilai itu sebagai bentuk ungkapan cinta seorang rakyat kepada presiden.

"Wajar jika bagian dari ungkapan cinta dari seorang rakyat kepada Presidennya, apalagi dalam moment peringatan Sumpah Pemuda. Presiden berhak mendapatkan tanda cinta dari rakyatnya," ujar Jazilul kepada wartawan, Rabu (28/10/2020).

Anggota Komisi III DPR RI ini melihat pemberian sepeda tersebut dari aspek budaya Indonesia. Menurutnya, pemberian sepeda adalah hal yang biasa saja.

"Dari sisi budaya itu hal biasa saja, malah saat ini kita mulai kehilangan budaya untuk saling berbagi hadiah, takut kena pasal gratifikasi," kata Jazilul.

Jazilul pun berharap Jokowi dapat menerima pemberian tersebut. Namun, ia menyerahkan semua keputusan kepada Jokowi.

"Kami berharap Presiden dapat menerimanya sebagai bentuk perhatian. Tapi itu terserah Presiden saja," ucapnya.

Lebih lanjut, Jazilul mengatakan Jokowi sebagai kepala negara cukup sering memberikan sepeda dalam suatu acara. Menurutnya, rakyat pun senang atas pemberian tersebut.

"Bukankah selama ini Pak Presiden juga sering bagi bagi sepeda sebagai hadiah dalam mengikuti suatu acara. Dan rakyat juga menerima dengan senang hati.
Dalam momen Sumpah Pemuda, saya mengajak agar kita terus memupuk semangat kebersamaan dan saling berbagi untuk persatuan," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat sepeda lipat dari artis Daniel Mananta. KPK mengimbau Jokowi segera melaporkan sepeda lipat pemberian Daniel itu.

Daniel memberikan sepeda lipat itu kepada Jokowi melalui Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (26/10) kemarin. Sepeda lipat itu tipe ecosmo 10 Sp Damn, dibuat khusus dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda ke-92 pada 28 Oktober.

Moeldoko mengapresiasi sepeda lipat itu. Menurut Moeldoko, makin banyak produk yang dihasilkan oleh anak dalam negeri bisa memberikan dampak baik untuk perekonomian Indonesia.

"Saat ini banyak sekali produk-produk buatan anak bangsa dengan kualitas baik yang sudah tembus pasar global. Pemerintah akan terus memberikan dukungan agar produk-produk ini dapat berkembang dengan baik. Kini saatnya produk Indonesia merajai dunia," ujar Moeldoko dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (27/10).

(hel/tor)