Kompol IZ Kurir 16 Kg Sabu Siuman, Langsung Diperiksa soal Penyelundupan

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 15:07 WIB
Ilustrasi narkoba, sabu putau ganja
Ilustrasi sabu (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta -

Oknum perwira Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, Kompol IZ, sudah siuman. Dia langsung diperiksa soal keterlibatannya di dalam sindikat penyelundupan sabu seberat 16 kg.

"IZ Sudah mulai siuman dan kita lakukan interogasi," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Victor Siagian lewat pesan singkat, Selasa (27/10/2020).

Kompol IZ ditangkap pada Jumat (23/10) lalu bersama seseorang yang juga berperan sebagai kurir berinisial HW (51). Polisi menyebut HW terlibat jaringan narkoba internasional.

Dalam pemeriksaan kali ini, penyidik mendalami keterlibatan Kompol IZ dalam sindikat tersebut. Selain Kompol IZ, penyidik juga memeriksa HW dan saksi-saksi.

"Masih kita dalami kembali keterlibatannya sudah berapa kali. Tentunya rangkaian pertanyaan keterkaitan yang bersangkutan dengan sindikat," kata Kombes Victor.

"Kompol IZ, HW, dan saksi-saksi di lapangan akan kita periksa semua, tentunya DPO akan kita kejar terus, tim sudah kami kerahkan," tambahnya.

Dari kasus ini, ada 3 orang yang ditetapkan menjadi DPO. Selain HR, Victor mengatakan 2 DPO lainnya adalah orang yang memberikan sabu ke Kompol IZ dan HW.

"Kan (sebelum penangkapan) itu (ada) 2 orang naik motor ya, 2 itu DPO. (Total ada), 3 jadinya, sama nanti yang bakal menerima (sabu), yang setelah (Kompol IZ) menerima, dia harus menyerahkan kepada yang lain lagi kan. Nah itu DPO juga, jadi 3. Sementara akan kita dalami dari keterangan dari tersangka yang sudah kita tangkap ini," terang Diresnarkoba Polda Riau Kombes Victor Siagian, Minggu (25/10).

Kompol IZ itu ditangkap di Jalan Soekarno-Hatta/Arengka 1, tepatnya depan showroom Arengka Auto Mall, Pekanbaru, Riau. Pihak Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau melumpuhkan pelaku dengan timah panas saat proses penangkapan.

Kompol IZ ditembak pada bagian lengan atas dan terluka akibat proyektil peluru yang bersarang di punggungnya. Kapolda Riau Irjen Agung Setya menegaskan tak menganggap Kompol IZ sebagai anggota kepolisian lagi. Proses hukum baik secara internal maupun pidana umum akan menjerat Kompol IZ yang disebutnya pengkhianat bangsa.

"Sekarang bukan (anggota) lagi," kata Agung Setya dalam siaran pers Bidang Humas Polda Riau, Sabtu (24/10).

(jbr/idh)