Sidang Surat Jalan Palsu, Hakim Tolak Eksepsi Djoko Tjandra

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 12:43 WIB
Majelis hakim menolak eksepsi yang diajukan Djoko Tjandra dalam kasus surat jalan palsu, Selasa (27/10/2020).
Majelis hakim PN Jaktim menolak eksepsi Djoko Tjandra. (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) menolak eksepsi yang diajukan Djoko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra dalam kasus surat jalan palsu. Sidang pun dilanjutkan ke pemeriksaan saksi.

"Mengadili menyatakan keberatan penasihat hukum tidak diterima. Menyatakan Pengadilan Negeri Jakarta Timur berwenang mengadili perkara eksepsi terdakwa Djoko Soegiarto Tjandra. Memerintahkan penuntut umum melanjutkan pemeriksaan perkara atas nama Djoko Soegiarto Tjandra," kata ketua majelis hakim Muhammad Sirat di PN Jaktim, Selasa (27/10/2020).

Dalam pertimbangannya, majelis hakim mengatakan eksepsi yang diajukan Djoko Tjandra terkait kesalahan nama tidak beralasan. Hakim juga menilai Djoko Tjandra dalam dakwaannya tidak membantah nama lengkapnya yang tertulis dalam dakwaan.

Djoko Tjandra juga diketahui mempermasalahkan 'bin' di belakang namanya dalam dakwaan. Dalam pertimbangannya, hakim menyebut penulisan 'bin' tidak berhubungan dengan agama terdakwa, melainkan memastikan hubungan dengan orang tua.

"Dalil-dalil bahwa dalam eksepsi terdakwa tidak membantah nama diri sendiri. Penulisan 'bin' tidak dihubungkan dengan agama, namun hubungan antara nama anak laki-laki dengan orang tua. Sehingga tidak terjadi error personal. Sehingga eksepsi ini tidak beralasan untuk hukum," kata Hakim.

Hakim juga menyebut, dalam surat dakwaan, jaksa penuntut umum telah merumuskan secara rinci terkait cara Djoko Tjandra meminta surat jalan palsu. "Menimbang bahwa kronologis yang disampaikan dalam dakwaan. Maka dalam dakwaan penuntut umum telah merumuskan secara rinci dan tegas, tentang fakta perbuatan materiil dan bagaimana terdakwa melakukan perbuatannya," tuturnya.

Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) meminta majelis hakim menolak eksepsi Djoko Tjandra dalam perkara surat jalan palsu. Jaksa meminta sidang dilanjutkan ke agenda pemeriksaan perkara.

Selanjutnya
Halaman
1 2