Round-Up

Lagi-lagi Jokowi Beri Sorotan Tajam soal Komunikasi Vaksinasi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 07:01 WIB
5 Tahun Jokowi-JK dan 1 Tahun Jokowi-Maruf Amin baru saja dilewati. Berikut serba-serbi pencapaian para tokoh tersebut untuk Indonesia.
Presiden Jokowi (Foto: Tim detikcom)

Selain itu, Jokowi meminta jajarannya untuk menjelaskan secara gamblang terkait akses masyarakat terhadap vaksin. Termasuk juga penjelasan terkait alasan kelompok masyarakat yang mendapatkan prioritas vaksin COVID-19 lebih awal.

"Yang jadi concern masyarakat adalah akses masyarakat terhadap vaksin seperti apa. Bagaimana masyarakat bisa akses vaksin ini karena kita tahu penduduk kita gede banget, besar sekali. Maka dipastikan proses vaksinasi ini akan berjalan dan dilakukan secara bertahap dan hal ini perlu dijelaskan secara jelas, secara gamblang kepada masyarakat. Jelaskan siapa saja kelompok masyarakat mana yang mendapat prioritas vaksin lebih awal, kenapa mereka dulu, itu harus dijelaskan. Mengapa mereka dapat prioritas," ujar Jokowi.

Barulah kemudian Jokowi menekankan mengenai pentingnya komunikasi publik terkait vaksinasi. Dia berpesan kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk menyiapkan strategi komunikasi publik seputar vaksin COVID-19. Erick juga akan dibantu Menkominfo Johnny G Plate.

"Ini penting sekali, sekali lagi strategi komunikasi publiknya disiapkan dengan baik. Dan saya minta ini timnya Pak Menteri BUMN disiapkan lagi mengenai strategi komunikasi ini, di-backup, dibantu oleh Kominfo," kata Jokowi.

Jokowi berpesan kepada menterinya menjelaskan secara lengkap manfaat serta roadmap vaksin COVID-19. Ini dilakukan supaya tidak terjadi hoax.

"Dijelaskan secara komprehensif terhadap publik mengenai manfaat vaksin dan peta jalan pelaksanaan vaksinasi sehingga tidak terjadi disinformasi dan penyebaran berita hoax dari berbagai platform di media yang ada," ujar Jokowi.

Jokowi juga ingin ormas keagamaan seperti NU hingga Muhammadiyah dilibatkan dalam sosialisasi vaksin COVID-19. Jokowi ingin umat yakin terkait kehalalan vaksin.

"Kita libatkan dari awal majelis dan organisasi keagamaan, MUI, NU, Muhammadiyah, dan ormas-ormas yang lainnya, terutama dalam menjelaskan soal manfaat vaksin dan meyakinkan kepada umat mengenai kehalalan dari vaksin," kata Jokowi.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3