Anies Sebut Sempat Minta Pemerintah Pusat Pertimbangkan soal Libur Panjang

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 16:02 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Polda Metro Jaya
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Polda Metro Jaya (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan sempat mengajukan saran agar pemerintah pusat mempertimbangkan libur panjang akhir Oktober. Momen libur panjang dikhawatirkan akan dimanfaatkan masyarakat untuk berpergian dan berpotensi meningkatkan penyebaran virus Corona (COVID-19).

"Sebetulnya tiga minggu yang lalu kami sudah mengajukan saat rapat pertemuan dengan Gugus. Coba dipertimbangkan soal libur panjangnya," kata Anies kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (26/10/2020).

Menurut Anies, pemerintah pusat tetap memutuskan untuk menetapkan libur sekaligus cuti bersama akhir bulan ini. Anies menyebut kini pihaknya bersiap untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus positif virus Corona pascalibur tersebut.

"Tapi pemerintah pusat tetap jalan libur panjang. Ya sudah, keputusan pemerintah pusat itu. Sekarang kita jalani antisipasi semua secara efektif," ujar dia.

Anies kemudian mengimbau warga agar tetap patuh dalam menjalankan protokol kesehatan saat libur panjang berlangsung. Dia mengingatkan tentang klaster keluarga yang disebut terus melonjak.

"Penularan itu tidak hanya terjadi di wilayah publik, penularan itu justru banyak terjadi di arena keluarga, jumlah klaster keluarga itu melonjak," terang Anies.

Untuk itu, sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Corona, Anies berharap warga tetap menggunakan masker saat pertemuan keluarga berlangsung di tengah libur tersebut.

"Saya anjurkan kepada masyarakat jangan karena merasa keluarga lalu masker dicopot karena merasa aman lalu masker tidak dipakai. Kalaupun pertemuan keluarga, maka pastikan masker dipakai," pungkas Anies.

(aud/aud)