Acara Klub Motor di Bali Abai Protokol Kesehatan, Satpol PP: Peserta 500 Orang

Angga Riza - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 14:24 WIB
Satpol PP Badung Bali mendatangi mal yang menjadi lokasi acara klub motor tanpa protokol kesehatan
Foto: Satpol PP mendatangi Mal Park 23 yang menjadi lokasi kopdar klub motor tanpa protokol kesehatan (dok. istimewa)
Badung -

Viral sebuah video kopdar klub motor tanpa menerapkan protokol kesehatan di salah satu mal, di Badung, Bali. Satpol PP Badung mengatakan peserta kegiatan tersebut lebih dari 500 orang.

"Lebih dari 500, ya di basement lokasinya," kata Kasi Penindakan dan Penyelidikan Satpol PP Badung, I Wayan Sukanta saat dihubungi, Senin (26/10/2020).

Sukanta menegaskan pihaknya memanggil manajemen mal Park 23 yang digunakan sebagai lokasi kegiatan. Kegiatan tersebut juga berlangsung selama 2 hari.

"Yang jelas nanti kita arah perizinan. Kita memberikan pelanggaran protokol kesehatan. Besok dipanggil sesuai dengan perintah pimpinan," tegas Sukanta.

Sukanta menambahkan Satpol PP Badung akan menentukan perlu atau tidaknya pihak mal disanksi, pasalnya pihak mal mengaku hanya menyediakan tempat.

"Karena bukan dia (Mal Park 23) sebagai penyelanggara, nanti kita wanti-wanti karena lokasinya ada di sana. Jadi kita mintai pertanggungjawaban," jelas Sukanta.

"Mungkin nanti gimana arah pimpinan perlu sanksi apa lihat tindak lebih lanjut besok setelah pemeriksaan," imbuh dia.

Sebelumnya diberitakan, video acara klub motor tanpa protokol kesehatan di Bali viral. Satpol PP Badung melakukan pemanggilan kepada pihak mal Park 23.

Dalam video yang beredar di sosial media, peserta acara klub motor itu berkumpul tanpa mengindahkan jaga jarak. Dalam video juga terlihat ada pesta yang dilakukan oleh para peserta.

Setelah viralnya video itu, Satpol PP bergerak mengecek lokasi. Diketahui kejadian tersebut berlangsung selama 2 hari yaitu Sabtu (24/10) dan Minggu (25/10).

"Hari Sabtu sama Minggu, 2 hari katanya. Artinya ada gini, tapi apa namanya tempatnya di sana, tapi ada kegiatan klub motor, ada penyelenggaranya. Iya (Park 23 hanya menyediakan tempat saja), karena naik di sosmed dan kelihatan sekali pengunjung tidak gunakan masker," ujar Sukanta sebelumnya.

(aud/aud)