Warga Nagari Sisawah Keluhkan Jalan Terisolir-Susah Sinyal ke Andre Rosiade

Inkana Putri - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 11:36 WIB
Andre Rosiade
Foto: Tim Andre Rosiade
Jakarta -

Kunjungan Anggota DPR RI Andre Rosiade ke Nagari Sisawah, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat mendapat respons positif. Wali Nagari Sisawah Restu Samsepta menyebut Andre merupakan wakil rakyat pertama yang mendatangi Nagari Sisawah. Ia mengaku senang dengan kedatangan Andre ke daerah yang jauh tertinggal di pelosok negeri ini dan berharap Andre bisa membuka akses yang sudah bertahun-tahun terisolir.

"Sebenarnya secara lokasi, Sisawah di tengah-tengah Kecamatan Sumpur Kudus, dekat dengan ibu kota Muaro Sijunjung, tapi karena akses jalan yang tak terbuka, kami tertinggal," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (26/10/2020).

Hal ini ia sampaikan saat berdialog dengan Andre dan tokoh masyarakat Sijunjung pada Sabtu (24/10). Dalam kesempatan tersebut, Restu menjelaskan saat ini anak-anak merasa kesulitan dalam melakukan pembelajaran daring atau online.

Pasalnya, mereka harus menempuh jalan berkilo-kilo meter hingga ke Padang Lawas dan Koto VII hanya untuk mendapatkan sinyal. Restu menyampaikan hal ini sangat membebani warga, terlebih mayoritas warga umumnya tidak memiliki handphone karena tidak terdapat sinyal di perkampungan tersebut.

"Kami berharap banyak kepada pak Andre. Mudah-mudahan akses ketertinggalan kita bisa terbuka, jalan dan sinyal. Sekarang kalaupun ada sinyal WiFi, kami harus membayar Rp 5.000 per jam," katanya.

Terkait hal ini, para warga juga sangat berharap adanya tower dan masuknya sinyal di wilayah Nagari Sisawah.

Senada dengan Restu, tokoh masyarakat Nagari Sisawah Ervenely turut senang dan sangat berharap adanya dampak positif dari kehadiran Andre di wilayahnya.

"Bersama bapak, kami berharap betul-betul bisa merdeka dari keterisoliran," ungkapnya.


Wakil Ketua KAN Sisawah itu menambahkan selain sinyal, masalah jalan yang menghubungkan Sisawah dengan Tanjung Ampalu juga perlu ditindaklanjuti. Ia menjelaskan hal ini selalu dibahas dalam setiap musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Nagari sampai Kecamatan, namun tidak pernah dijalankan.

"Padahal, kalau jalan itu bagus, dari Sisawah ke kantor Bupati di Muaro saja hanya 30 menit, hanya 5,3 km. Kami minta pak Andre juga membantu ini. Mungkin hanya butuh sekitar Rp 10 miliar saja," paparnya.

Merespons hal tersebut, Andre mengatakan informasi terkait kondisi Sisawah awalnya didapat dari pemuda setempat, Alhadi. Dia meminta Alhadi dan Pemerintah Nagari Sisawah membuatkan surat permohonan penambahan tower telekomunikasi.

"Kami dengar informasi ini. Waktu kampanye dulu kami juga pernah ke Unggan yang tak jauh dari sini, dan menjadi calon anggota DPR RI perdana yang datang. Sekarang di Sisawah, jadi anggota DPR pertama pula yang hadir," katanya.

Andre menyebut kedatangannya yang keempat kalinya ke Sijunjung setelah dilantik setahun lalu adalah sebagai ucapan terima kasih sebagai wakil rakyat dan juga terima kasih Prabowo dan Partai Gerindra.

Hal ini mengingat suara terbanyak untuk Gerindra dan Prabowo didapat dari Sijunjung.

"Saatnya kami membalas guna untuk Sijunjung. Anggota DPR dari Gerindra tak datang hanya saat Pemilu saja. Sudah menang tak terlihat lagi," paparnya.


Oleh karena itu, Andre berencana akan segera menyelesaikan masalah terkait sinyal di Sisawah, seperti halnya yang pernah ia lakukan di Palupuh Agam. Ia mengatakan tak lama setelah surat dikirim, Telkomsel membangun tower atau BTS Portable (sementara) di Palupuh Agam.

"Karena pembangunan BTS permanen memakan waktu sekitar satu sampai dua tahun, sementara anak-anak sekarang sekolah daring," ujarnya.

Andre menjelaskan untuk Sisawah, ia telah menyerahkan surat permintaan sinyal itu kepada Direktur Network Telkomsel Hendri Mulia Syam. Dalam kunjungannya, Andre juga meninjau lahan yang sudah ditetapkan nagari untuk pembangunan tower permanen nantinya.

"Kami langsung komunikasi dengan pak Hendri dan beliau sudah menyanggupi. Mereka akan segera memasang BTS sementara, dan segera membangun tower permanen untuk membuka terisoliran Sisawah. Mungkin dalam dua-tiga bulan ini," katanya.

Selain itu, ia meminta agar pelebaran jalan sepanjang 5,3 km yang bisa menyambungkan Sisawah-Tanjung Ampalu nantinya dapat diselesaikan oleh Bupati terpilih asal Gerindra.

"Kami ini ketua DPD Gerindra Sumbar. Khusus jalan itu tugasnya Pemkab Sijunjung. Kalau kader Gerindra menang, ini akan jadi prioritas. Karena tidak terlalu Panjang dan bisa dibangun segera, apalagi sekarang sudah dilalui sepeda motor," katanya.

Terkait infrastruktur, Andre mengatakan pihaknya juga akan mencoba membantu pembangunan infrastruktur baik rumah adat, fasilitas wisata dan juga lapangan sepakbola di Nagari Sisawah.

"Saya orang Tanjung Ampalu Sijunjung, tak akan bohong. Ini komitmen Gerindra. Mohon disiapkan proposalnya, kami akan coba bantu satu per satu selama menjadi anggota DPR RI ini. Selain itu untuk diselesaikan Bupati dari Gerindra nantinya," katanya.

Dalam kesempatan tersebut Andre juga mendapatkan sebuah puisi penghargaan dari Komunitas Sijunjung Mencari Fakta Afriyanto. Menurutnya, kedatangan Andre memberikan harapan untuk Sisawah.

"Kami tak takut mati, kami bela Sijunjung, kami orang miskin, peduli Sijunjung, kami akan terdepan runtuhkan dinasti. Saya suka Andre Rosiade, saya telusuri terus soal Andre. Pak Andre, kami siap membantu pak Andre membuka keterisoliran ini," pungkas Afriyanto.

Sebagai informasi, acara tersebut turut dihadiri oleh kader Gerindra Mendro Suarman, tokoh masyarakat Sijunjung Arrival Boy, anggota DPRD Sumbar Dt Sunggono, anggota DPRD Sijunjung Rusdi, Ketua DPC Gerindra Sijunjung Syahril Syamra dan Sekretaris Anas Prabowo.

(mul/mpr)