Ini 3 Pemenang Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi 2020

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Minggu, 25 Okt 2020 22:04 WIB
Kemenpora
Foto: Kemenpora
Jakarta -

Dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun 2020, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar acara Pemilihan Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi tahun 2020. Pengumuman pemenang dilaksanakan Sabtu (24/10) malam di Studio Televisi Republik Indonesia (TVRI).

Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi adalah akumulasi dari semangat pemuda dalam mengembangkan potensi diri, guna merintis jalan, melakukan terobosan, menjawab tantangan dan memberikan jalan keluar atas berbagai masalah yang dilandasi sikap dan jiwa kesukarelawanan. Serta perilaku menjadi suatu karya nyata yang berkualitas dan dilaksanakan secara konsisten, menginspirasi bagi lingkungan sosial-masyarakat serta diakui oleh berbagai pihak.

Setelah melalui proses pemilihan dan seleksi yang cukup ketat, akhirnya Kemenpora RI bersama para juri telah memilih 3 pemenang Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi. Mereka yakni, Sulthan Alfathir & Anik Haryanti asal Jawa Timur terpilih sebagai juara pertama mendapatkan Rp 25 juta. Juara kedua terpilih pasangan muda asal Jawa Tengah Erwin Dwi Nurpermadi & Ana (Rp 20 juta), dan peringkat ketiga terpilih pasangan asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad War'i & Finayatul Maula (Rp 15 juta)

Pemilihan pasangan muda inspiratif dan berprestasi diharapkan mampu menjadikan pemuda sebagai sosok yang menginspirasi bagi lingkungan sosial masyarakat, memiliki semangat yang konsisten dalam berkarya, dan mampu memecahkan berbagai masalah kebangsaan dan ke-Indonesiaan.

Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI yang juga selaku Ketua Pelaksana Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun 2020 Asrorun Niam Sholeh menyampaikan kegiatan ini sebagai salah satu ikhtiar dari Kemenpora untuk melakukan penguatan dan juga pengembangan kepemimpinan di kalangan kaum muda, khusus kepemimpinan berbasis keluarga.

"Pada hakekatnya keluarga adalah entitas terkecil dari pembentuk suatu komunitas masyarakat. Ketika kepemimpinan di level yang terkecil memiliki kekuatan dan ketahanan, memiliki inspirasi untuk kepentingan peer group (komunitas) diharapkan akan muncul kekuatan ketahanan di tingkat nasional," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (25/10/2020).

Menurut Niam, salah satu fungsi penting dalam pengembangan kepemudaan adalah mengembangkan kepeloporan, kepemimpinan, dan kewirausahaan.

"Kaum muda harus menjadi tulang punggung dalam menggerakan kesadaran masyarakat, tidak ada sejarah perubahan tanpa peran kaum muda, dalam setiap fase perubahan disana ada peran pemuda yang mempunyai bakat, inovasi, dan keberanian," jelasnya.

Ia menambahkan inisiasi untuk pengembangan kepemimpinan rumah tangga menjadi amanah Undang-Undang Nomor 40 tahun 2009 tentang kepemudaan dalam ikhtiar perwujudan pengembangan kepemimpinan pemuda.

"Kasus stunting misalnya, tidak bisa hanya menampilkan perspektif kesehatan saja, tapi juga harus melakukan penguatan literasi bagaimana anak muda memiliki pemahaman yang cukup tentang hukum perkawinan, psikologi, kesehatan, perkawinan, dan yang tidak kalah penting adalah perencanaan keuangan," pungkasnya.

(ega/ega)