Oknum Polisi Jadi Kurir Sabu Ditangkap, Polda Riau Masih Kejar 3 Buron

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Minggu, 25 Okt 2020 17:13 WIB
Ilustrasi narkoba, sabu putau ganja
Ilustrasi narkoba (Mindra Purnomo/detikcom)
Pekanbaru -

Kompol IZ dan 1 pelaku lainnya, HW (51), ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau saat akan bertransaksi narkotika jenis sabu. Dari kasus ini, ada 3 orang yang ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron.

"Kan (sebelum penangkapan) itu (ada) 2 orang naik motor ya, 2 itu DPO. (Total ada), 3 jadinya, sama nanti yang bakal menerima (sabu), yang setelah (Kompol IZ) menerima, dia harus menyerahkan kepada yang lain lagi kan. Nah itu DPO juga, jadi 3. Sementara akan kita dalami dari keterangan dari tersangka yang sudah kita tangkap ini," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Victor Siagian, saat dihubungi, Minggu (25/10/2020).

Namun, Victor menambahkan Kompol IZ belum dapat dimintai keterangan. Sebab, lanjutnya, Kompol IZ masih dalam perawatan medis.

Dia mengatakan Kompol IZ hanya sebagai kurir atau bukan seorang bandar narkotika. Terkait alasan atau sudah berapa lama Kompol IZ menjadi kurir sabu, belum diketahui.

"Sementara yang bersangkutan kan masih perawatan medis ya, untuk pengangkutan proyektil peluru di punggungnya. Iya nunggu kondisinya bisa diinterogasi nanti. Kan kita kemarin tindakan tegas terukur, untuk sementara masih perawatan dulu," katanya.

Kombes Victor menegaskan polisi akan mendalami dari mana dan tujuan sabu itu didapat serta siapa pembeli barang haram tersebut.

"Cuma kita masih selidiki lebih lanjut dari mana asal barang, nanti siapa penerimanya, siapa yang membelikan, itu kita akan usut tuntas dulu dari penyelidikan diawali keterangan 2 orang ini. Sementara kondisinya belum bisa kita periksa, kita tunggu sampai bisa," tandas dia.

Sebelumnya, aksi Kompol IZ yang nyambi jadi kurir sabu terbongkar oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau. Penangkapan perwira menengah yang menjabat Kepala Seksi Identifikasi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau itu diwarnai pengejaran.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto menerangkan mulanya Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau mendapat informasi soal akan ada transaksi sabu di wilayah Pekanbaru pada Jumat (23/10) sore.

"Begitu mendapatkan informasi bahwa akan ada transaksi narkoba jenis sabu di wilayah Kota Pekanbaru pada Jumat (23/10) sore sekitar jam 16.00 WIB, tim dari Direktorat Narkoba langsung bergerak melakukan penyelidikan untuk mengetahui transaksi tersebut," kata Sunarto dalam siaran pers Bidang Humas Polda Riau, Sabtu (24/20).

Dalam pemantauan, lanjut Sunarto, tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau melihat mobil yang pergerakannya mencurigakan pada pukul 19.00 WIB. Mobil itu lantas dikejar.

"Selanjutnya sekitar jam 19.00 WIB, tim melihat mobil yang mencurigakan di mana di dalamnya ditengarai terdapat dua orang. Mobil yang berjenis Opel Blazer warna hitam pelat nomor BM-1306-VW yang berhasil diamankan setelah dilakukan pengejaran dan tindakan tegas tembakan ke arah mobil dan melukai tersangka," jelas Sunarto.

Tonton juga 'Menegangkan! Penangkapan Oknum Perwira Polisi Kurir Sabu di Pekanbaru':

[Gambas:Video 20detik]

(isa/isa)