Prabowo Pidato soal Pangan, PKS: Politis dan Penuh Retorika

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 24 Okt 2020 06:53 WIB
Prabowo akan bertemu pejabat AS di Pentagon, kelompok hak asasi protes dan sebut dugaan keterlibatan langsung menteri pertahanan Indonesia dalam pelanggaran HAM
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Foto: BBC World
Jakarta -

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyoroti mengenai alih fungsi lahan dari pertanian menjadi infrastruktur. Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS Andi Akmal Pasluddin menyebut pernyataan Prabowo politis dan penuh retorika.

"Saya kira itu pernyataan politis dan penuh retorika," kata Andi kepada wartawan, Jumat (23/10/2020).

Menurutnya pemerintah harusnya memberikan solusi untuk mengatasi masalah pangan. Terutama soal alih fungsi lahan.

"Karena menurut saya harusnya pemerintah memberikan solusi untuk mengatasi masalah pangan khususnya alih fungsi lahan. Bukan mengeluh karena rakyat melalui DPR sudah memberikan kewenangan eksekusi kepada pemerintah melalui anggaran, aturan dalam Undang-Undang dan SDM," imbuhnya.

Pernyataan Prabowo itu disampaikan dalam Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-57 Fakultas Kehutanan UGM seperti disiarkan daring, Jumat (23/10/2020). Prabowo menyoroti masifnya alih fungsi lahan ini diawali dari kekhawatirannya soal sumber daya Indonesia yang diincar oleh bangsa lain. Prabowo mengatakan jumlah pertumbuhan penduduk di dunia makin meningkat, tetapi di sisi lain lahan pertanian semakin berkurang.

"Bukankah kolonialis bangsa Eropa dahulu masuk ke Indonesia pada awalnya untuk mencari komoditas pangan yaitu rempah-rempah, dan bukankah mereka memandang kepulauan kita sebagai sumber kekayaan yang harus diperas habis. Kekhawatiran bahwa itu akan terulang semakin beralasan kalau kita mencermati perkembangan dinamika lingkungan strategis global, regional, dan nasional," ujar Prabowo dalam Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-57 Fakultas Kehutanan UGM seperti disiarkan daring, Jumat (23/10/2020).

"Misalnya jumlah pertumbuhan penduduk semakin meningkat, sementara lahan pertanian malah menyusut karena masifnya alih fungsi lahan, begitu banyak lahan untuk pertanian berolah menjadi real estate. Pertanyaannya adalah apakah kita bisa makan semen? apakah kita bisa makan beton? Untuk apa menara-menara apartemen real estate yang hebat-hebat kalau rakyat tidak bisa makan," sambung Prabowo.

Tonton video 'Prabowo di HUT FK UGM: Lahan Jadi Real Estate, Apa Kita Makan Beton?':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/imk)