Kelompok Pekerja Perempuan di Mojokerto Dapat Bantuan dari Kemnaker

Yudistira Imandiar - detikNews
Jumat, 23 Okt 2020 21:02 WIB
Kemnaker menyerahkan bantuan program Jaring Pengaman Sosial (JPS) COVID-19 untuk tenaga kerja mandiri kelompok perempuan yang berada di Kabupaten Mojokerto.
Foto: Kemnaker
Jakarta -

Kementerian Ketenagakerjaan menyerahkan bantuan program Jaring Pengaman Sosial (JPS) COVID-19 untuk tenaga kerja mandiri kelompok perempuan yang berada di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Bantuan diberikan untuk membantu para perempuan mengembangkan usaha.

"Untuk meringankan beban masyarakat pada umumnya dan untuk keluarga pada khususnya, pemerintah meluncurkan Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) bagi kelompok rumah tangga dan pekerja perempuan," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Jumat (23/10/2020).

Ida memaparkan, program JPS terdiri dari program tenaga kerja mandiri untuk penciptaan wirausaha dan padat karya. Tujuannya agar masyarakat terdampak pandemi bisa mendapatkan penghasilan

"Program tenaga kerja mandiri ini diperuntukkan bagi mereka yang terdampak pandemi COVID-19 dan tidak mendapatkan bantuan Kartu Prakerja maupun bantuan subsidi gaji/upah," jelas Ida.

Ida mengatakan program tenaga kerja mandiri merupakan stimulus bagi masyarakat pelaku industri kecil untuk meningkatkan kreativitasnya dalam memanfaatkan sumber daya alam dan sumber daya manusia di sekitar, untuk diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual di pasar domestik.

Dalam program tenaga kerja mandiri Kemnaker memberi bantuan uang untuk modal usaha, membeli peralatan, dan modal pelatihan.

"Nantinya per kelompok akan mendapat bantuan uang tunai sebesar Rp 40 juta per kelompok, untuk 20 orang maksimal tiap kelompoknya," ulas Ida.

Menteri kelahiran Mojokerto itu menguraikan, realisasi program tenaga kerja mandiri sudah mencapai 40 persen dari total 12.500 kelompok penerima.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker Suhartono, dalam laporannya menyampaikan penyerahan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) COVID-19 Untuk Kelompok Perempuan di Kabupaten Mojokerto Tahun 2020 diberikan kepada 15 kelompok yang masing-masing terdiri dari 20 orang anggota, sehingga berjumlah total 300 orang penerima.

"Bantuan ini diharapkan dapat menyentuh langsung masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 untuk membantu menghidupkan kembali wirausaha yang mereka tekuni," ujar Suhartono.

Walaupun tengah terjadi pembatasan mobilitas, Suhartono berharap hasil karya para wirausaha baru dapat berkembang dan diterima pasar secara luas. Aktivitas wirausaha baru, kata dia, tidak hanya dapat berkontribusi dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia, tetapi juga membuka peluang kesempatan kerja bagi lingkungan sekitarnya.

(akn/ega)