Polisi Tangkap Kurir 50 Kg Sabu Usai Intai-Nginap 5 Hari di Kebun Sawit Riau

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jumat, 23 Okt 2020 20:41 WIB
Pelaku kejahatan jalanan diborgol polisi / pelaku street crime. Agung Pambudhy/Detikcom.
Ilustrasi (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Indragiri Hilir -

Polisi menangkap seorang diduga kurir 50 Kg sabu, Y (43), di Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Polisi menangkap Y setelah mengintai dan menginap 5 hari di kebun sawit.

"Anggota Sat Narkoba telah melakukan penyelidikan sejak hari Minggu kemarin, sanggup tidur berhari-hari di area perkebunan yang gelap dan becek berair. Alhamdulillah berhasil mengungkap kurir dan barang buktinya," kata Kapolres Inhil, AKBP Dian Setyawan kepada wartawan, Jumat (23/10/2020).

Dia mengatakan penangkapan Y berawal dari informasi soal sabu yang bakal masuk ke Inhil. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan 50 Kg sabu di perkebunan sawit.

Polisi kemudian memulai pengintaian dan menginap di perkebunan sawit dari hari Minggu (18/10). Y kemudian muncul dan ditangkap pada Kamis (22/10).

Sabu 50 Kg itu ditemukan dalam 3 karung yang berisi 50 bungkus teh Cina warna hijau dengan berat sabu masing-masing 1 Kg per bungkus. Polisi juga mengamankan duit Rp 10 juta.

"Sebanyak 50 bungkus dengan berat 50 Kg sabu didapati dalam 3 karung putih. Selain itu juga diamankan sebilah badik, uang tunai sebesar Rp 10.211.000 dan dua unit handphone dari kantong pelaku, serta satu unit sepeda motor," tuturnya.

Dia menyebut polisi masih menyelidiki jaringan peredaran sabu tersebut. Y kini ditahan di Polres Inhil.

"Semua masih dalam proses penyidikan dan pengembangan. Sementara pelaku dan barang buktinya diamankan di Mapolres Inhil," ujar Dian.

"Total nilai sabu 50 Kg itu senilai Rp 75 miliar. Ancaman pidana bagi kurir ini 5 tahun sampai 20 tahun penjara bahkan bisa dipenjara seumur hidup atau hukuman mati," sambungnya.

Lihat juga video 'Polisi Gagalkan Peredaran 41 Kg Sabu, Ini Tampang Para Pelaku':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/mae)