Round Up

Akhir Pelarian Elissa di Kasus 'Wedding Gift' Kokain dari California

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jumat, 23 Okt 2020 20:33 WIB
Tim Kejaksaan menangkap buron terpidana narkotika, Elissa Gunawan, di sebuah apartemen di kawasan Tebet, Jaksel (dok. Istimewa)
Foto: Terpidana narkotika, Elissa Gunawan (dok. Istimewa)
Jakarta -

Setelah 7 tahun buron, tempat persembunyian Elissa Gunawan dibongkar Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan. Terpidana kasus narkotika harus menjalani hukuman 4 tahun bui karena terbukti bersalah memesan kokain dari California, Amerika Serikat (AS) pada 2011.

Kabar terbaru, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono mengungkap penangkapan Elissa Gunawan. Penangkapan Elissa Gunawan melibatkan Tim Tabur Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Tim Tabur Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, dan Tim Tabur Kejagung.

"Berhasil mengamankan terpidana yang masuk dalam buronan atau daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat di Puri Casablanca Apartemen Bougenville Tower Tebet, Jakarta Selatan, identitas lengkap terpidana yaitu Elissa Gunawan," kata Heri.

Elissa tepatnya diamankan di Puri Casablanca Apartemen Tower Bougenville Tebet, Jakarta Selatan pada Kamis 22 Oktober 2020 sekira pukul 19.30 WIB.

Hari mengatakan Elissa kemudian dibawa ke Kantor Kajati DKI Jakarta untuk dilakukan eksekusi. Hari menjelaskan Elissa awalnya telah didakwa dalam perkara tindak pidana narkotika atau disebut menerima narkotika golongan I. Berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 599K/Pid.Sus/2013 tertanggal 25 Mei 2013, Elissa dinyatakan terbukti bersalah dan divonis hukuman 4 tahun penjara.

"Dan denda sebesar Rp 1 miliar subsider 6 kurungan," katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Pusat Riono Budisantioso mengatakan proses eksekusi telah dilakukan. Elissa dieksekusi di Lembaga Permasyarakatan (LP) Pondok Bambu, Jakarta Timur.

"Bahwa pada pukul 21.05 WIB, jaksa terpidana Elissa Gunawan untuk dilakukan eksekusi di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pondok Bambu, Jakarta Timur," kata Riono.

Tonton juga video 'Kepala BNN: Banyak Perempuan Indonesia Dimanfaatkan Jadi Kurir Narkoba:

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4