Pekerja Kantoran Diminta Lapor Satgas Sebelum dan Sesudah ke Luar Kota

Yulida Medistiara - detikNews
Jumat, 23 Okt 2020 18:47 WIB
dr Reisa Broto Asmoro
Foto: BNPB
Jakarta -

Juru Bicara Satgas COVID-19, dr Reisa Broto Asmoro meminta masyarakat tetap menaati protokol kesehatan COVID-19 saat menikmati long weekend pekan depan. dr Reisa mengimbau bagi pekerja kantoran melaporkan diri saat akan pergi atau kembali dari luar kota ke Satgas COVID-19 perusahaannya.

"Bagi pekerja kantoran tetap ya ikuti arahan tim Satgas COVID-19 di kantornya masing-masing tentang pelaporan diri sebelum dan setelah berpergian ke luar kota," ucap dr Reisa dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (23/10/2020).

dr Reisa berpesan supaya masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan saat berlibur guna mencegah kenaikan kasus COVID-19 sehingga berdampak kembali diterapkannya pembatasan sosial. dr Reisa menyebut masyarakat bisa pilih liburan di rumah, jika terpaksa ke luar kota maka pilih transportasi yang aman.

"Kali ini saya mau berbagi tips memanfaatkan waku libur panjang di akhir bulan ini, tips pertama pihan terbaik adalah staycation atau berlibur di rumah saja," kata dr Reisa.

dr Reisa mengatakan ada beragam aktivitas yang bisa dilakukan masyarakat selama liburan di rumah, diantaranya berolahraga, menonton tayangan online film maupun konser, maupun tur virtual. Jika harus berolahraga di luar rumah, masyarakat disarankan tetap memakai masker.

Selain itu, masyarakat juga diminta menjalankan protokol kesehatan selama di rumah, membuka ventilasi, membersihkan dan mendisinfeksi secara rutin. Sedangkan bagi masyarakat yang akan pergi ke luar kota diminta memakai transportasi yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat seperti pesawat terbang dan kereta api.

"Apabila memakai transportasi umum, maka pastikan jadwalnya sudah dipilih dari jauh-jauh hari agar dapat menjauhi kerumunan atau bahkan antrean panjang," katanya.

"Dalam perjalanan wajib tetap memakai masker, jadi hindari memakan atau minum atau mengobrol panjang di dalam kereta atau bus antar kota. Pilih lah hotel atau akomodasi yang terbukti patuh dan disiplin menerapkan sanitasi dan protokol kesehatan," ungkap dr Reisa.

Lebih lanjut, dr Reisa menyarankan agar masyarakat yang berada di rumah tetap berhati-hati saat menerima tamu yang tidak diketahui status kesehatannya. Warga yang bertamu atau menerima tamu di rumahnya disarankan tetap memakai masker dan menjaga jarak, serta rajin cuci tangan.

"Saya tahu ini sulit dibiasakan apabila kita berada di kendaraan yang sama dengan anggota keluarga yang aktif bekerja di luar rumah atau saat bertamu saat menerima tamu yang kita tidak tahu status kesehtannya, mohon tetap pakai masker dan menjaga jarak dan rajin cuci tangan," ucapnya.

dr Reisa mengatakan berlibur memang baik untuk kesehatan psikologi, tetapi tidak mengurangi tanggungjawab untuk melindungi diri dari ancaman terpapar COVID-19.

(yld/tor)