Relawan Jokowi Usul Reshuffle, Golkar: Kita Butuh Kerja Luar Biasa

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Jumat, 23 Okt 2020 15:52 WIB
Wakil Ketua TKN Jokowi-Maruf, Ace Hasan Syadzily.
Ace Hasan (Dok. detikcom)
Jakarta -

Relawan Jokowi Mania (JoMan) meminta Presiden Joko Widodo melakukan reshuffle kabinet. Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily berbicara soal kerja keras dan kekompakan yang dibutuhkan guna menangani pandemi COVID-19.

"Saat ini, yang kita butuhkan adalah kerja keras dan kerja luar biasa atau extraordinary untuk memastikan bahwa penanganan COVID-19 dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya," kata Ace kepada wartawan, Jumat (23/10/2020).

Di masa pandemi Corona, Ace menilai kekompakan dari semua elemen bangsa diperlukan. Terlebih agar Indonesia segera keluar dari krisis kesehatan dan ekonomi.

"Dibutuhkan kekompakan semua elemen bangsa untuk bahu membahu agar kita segera keluar dari krisis kesehatan dan ekonomi," sambungnya.

Ace enggan berkomentar banyak mengenai usulan reshuffle yang dilontarkan JoMan. Ia mengatakan keputusan mengenai reshuffle adalah hak Jokowi.

"Soal reshuffle, kita serahkan kepada Presiden. Hal Itu merupakan hak beliau untuk mengambil kebijakan yang dibutuhkan saat ini," ujar Ace.

Ace yakin Jokowi juga menilai kinerja jajaran kabinet. Menurutnya, Jokowi juga memiliki catatan terhadap kualitas kerja yang dilakukan para menteri.

"Saya percaya bahwa Presiden Jokowi memiliki penilaian terhadap kinerja para pembantu di kabinet. Beliau pasti memiliki catatan-catatan apa yang harus dibenahi atas kinerja para pembantunya tersebut," kata Ace.

Diketahui, dua kelompok relawan Jokowi memberi catatan di setahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Projo memberi sorotan terhadap kinerja para menteri karena dianggap kurang maksimal dalam bekerja.

"Projo sebagai ormas pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo mengharapkan ketegasan, kecepatan kerja, serta ketepatan komunikasi publik dari para anggota Kabinet Indonesia Maju," ujar Sekjen Projo, Handoko.

Sementara itu Jokowi Mania (JoMan) menyebut ada sejumlah menteri yang tidak layak dipertahankan. JoMan berharap ada reshuffle agar pemerintahan Jokowi-Ma'ruf bisa bekerja lebih baik lagi.

"Ada sejumlah menteri yang kudu dicopot pasca omnibus law. Mempertahankan sejumlah menteri itu akan membuat citra Jokowi terpuruk. Harus ada penyegaran agar pemerintahan ini berjalan sebagaimana mestinya. Menteri-menteri itu gagal mengeksekusi kebijakan prorakyat an Nawacita Jokowi," ungkap Ketua Umum JoMan, Immanuel Ebenezer.

(hel/gbr)