Polda Metro Petakan Titik Rawan Macet Libur Cuti Bersama, Ini Daftarnya

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 20:13 WIB
H+3 lebaran, arus lalu lintas Tol Jakarta-Cikampek terpantau ramai lancar, Rabu (27/5/2020). Kendaraan niaga paling mendominasi.
Ilustrasi Jalan Tol Cikampek (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengantisipasi kemacetan libur panjang dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW. Sejumlah titik rawan kemacetan telah dipetakan aparat kepolisian.

"Titik rawan kemungkinan nanti ada di Cawang, terus Km 10 yang kenaikan elevated (Tol Jakarta-Cikampek), kemudian Cikarang Barat, termasuk juga di Cikarang Utama untuk wilayah Polda Metro ya," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, di Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2020).

Polda Metro Jaya juga mengantisipasi kemacetan di rest area Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

"Tentu nanti termasuk rest area Km 19, kemudian justru arus baliknya yang kita perkirakan cukup padat, pertemuan dari arah Bandung dan dari arah di Km 62, kemudian juga di rest area dan juga sebagainya, tentu akan kita perkuat di sana," imbuhnya.

Lebih lanjut, Sambodo memperkirakan puncak arus mudik libur panjang terjadi pada Selasa (27/10) malam hingga Rabu (28/10) pagi. Sedangkan arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu (1/11).

"Tanggal 28, 29, 30, 31 (Oktober) hari mulai Rabu-Minggu kita akan melaksanakan libur panjang minggu depan, puncak arus mudik liburan kemungkinan Selasa (27/10) malam sampai Rabu (28/10) pagi. Kemudian arus baliknya hari Minggu (1/11) sampai dengan Senin (2/11) Subuh itu arus balik liburan," ujar Sambodo.

Sambodo menyebut akan menyiapkan 15 pos pengamanan di sejumlah titik. Selain itu, pihaknya menyiapkan skenario penanganan arus lalu lintas saat libur panjang.

"Kemudian kami sudah menyiapkan skenario contraflow maupun one way. Tentu saja ini akan dikoordinasikan dengan pihak Korlantas karena sangat terhubung dengan Polda Jabar untuk pengamanan di jalan tolnya termasuk juga skenario-skenario misalnya apabila penutupan elevated dan sebagainya tapi ini sifatnya situasional nanti kita lihat perkembangan situasi di lapangan," jelasnya.

(mei/mei)