Demo Tolak Omnibus Law di Bali Bubar, Lalu Lintas Depan Unud Dibuka

Angga Riza - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 18:09 WIB
Lalin di sekitar Universitas Udayana sudah dapat dilintasi kendaraan setelah demo tolak omnibus law UU Cipta Kerja bubar (Angga Riza/detikcom)
Lalin di sekitar Universitas Udayana sudah dapat dilintasi kendaraan setelah demo tolak omnibus law UU Cipta Kerja bubar. (Angga Riza/detikcom)
Denpasar -

Massa penolak omnibus law UU Cipta Kerja di Bali yang berlangsung di depan Universitas Udayana (Unud), Denpasar, telah membubarkan diri. Lalu lintas di sekitar lokasi kembali bisa dilewati kendaraan bermotor.

Pantauan detikcom, Kamis (22/10/2020), massa membubarkan diri setelah membacakan pernyataan sikap di akhir orasi. Lalu lintas di Jalan Sudirman, Denpasar, yang sempat ditutup pun sudah bisa dilintasi kendaraan.

Sebelumnya, kendaraan yang melintas sempat dialihkan ke jalan lain selama demonstrasi berlangsung. Massa terpantau membubarkan diri sekitar pukul 17.40 Wita.

Lalin di sekitar Universitas Udayana sudah dapat dilintasi kendaraan setelah demo tolak omnibus law UU Cipta Kerja bubar (Angga Riza/detikcom)Lalu lintas terpantau lancar, (Angga Riza/detikcom)

Setelah itu, lalu lintas di Jalan Sudirman terpantau ramai lancar.

Sebelumnya, pihak kepolisian juga sudah memberikan kesepakatan terhadap massa aksi untuk membubarkan diri sebelum pukul 18.00 Wita. Usai massa membubarkan diri, petugas keamanan polisi dan elemen masyarakat lain ikut membubarkan diri.

Demo kali ini melibatkan mahasiswa dan buruh. Massa awalnya berkumpul di belakang kampus Universitas Udayana. Massa kemudian bergerak ke depan kampus Unud.

Petugas dari kepolisian dan keamanan desa adat (pecalang) mengamankan demonstrasi. Terlihat juga ada sejumlah mobil water Canon yang disiagakan di lokasi.

Mahasiswa dan buruh demo tolak omnibus law Cipta Kerja di Universitas Udayana (Angga Riza/detikcom)Mahasiswa dan buruh demo tolak omnibus law Cipta Kerja di Universitas Udayana. (Angga Riza/detikcom)

Personel polisi wanita (polwan) juga disiagakan dalam pengamanan aksi penolakan UU Cipta Kerja ini. Para polwan punya tugas khusus memantau peserta aksi yang tidak mengenakan masker. Para polwan lalu memberikan masker gratis kepada peserta aksi yang tidak mengenakan masker.

Seorang siswa SMK diamankan karena ikut aksi demo. Polisi mengamankan siswa tersebut karena telah punya kesepakatan dengan Dinas Pendidikan. Kapolresta Denpasar Kombes Jensen Aviatus Panjaitan mengatakan siswa tersebut tidak memberi jawaban yang jelas saat ditanya petugas. Dan siswa tersebut juga membawa poster yang tidak sesuai dengan aksi.

"Jadi sebelumnya kita sudah ada kesepakatan dengan Diknas terhadap siswa-siswa, apalagi SMA-SMP, itu diknas akan turun untuk melakukan pembinaan terhadap siswanya. Tadi ada siswa SMK salah satu siswa di Bali kita amankan tadi membawa poster kita tanya dia tidak bisa menjawab alasan dan tujuannya jadi kita sebelumnya ada kesepakatan dari dinas ketika siswa SMK SMA ke bawah mereka akan langsung melanjutkan langkah-langkah pembinaan terhadap siswanya," kata Kombes Jensen.

(jbr/jbr)