Round-Up

Aksi Tak Terpuji Satpol PP Malah Peras Pengemis Disabilitas

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 21:37 WIB
Direktur Reskrimum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto
Direktur Reskrimum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto. (Dok Polda Kepri)
Jakarta -

Ulah oknum anggota Satpol PP Pemerintah Kota Batam sungguh memalukan. Bukannya menertibkan dan membina, oknum Satpol PP justru memeras pengemis agar tidak dibawa ke kantor Dinas Sosial.

Awalnya, kasus ini terungkap dari viralnya video tentang pengakuan seorang pengemis di media sosial. Pengemis bernama Selamet dengan kondisi disabilitas duduk di kursi roda.

Dalam video tersebut, korban mengaku ditangkap oknum Dinas Sosial Pemkot Batam. Setelah ditangkap, dia diperas dengan diminta seluruh penghasilannya.

Personel Ditreskrimum Polda Kepulauan Riau (Kepri) kemudian bergerak cepat menyelidiki video viral tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, ada tujuh orang yang diamankan.

"Atas video viral itu, kita bergerak cepat hari ini. Kita langsung menelusuri para pelaku. Mereka kita tangkap, tujuh orang, yang lagi kita periksa saat ini," kata Direktur Reskrimum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto kepada detikcom pada Selasa (20/10/2020).

Tujuh orang tersebut berstatus anggota Satpol PP Pemkot Batam yang ditugaskan di Dinas Sosial Batam. Mereka diduga memeras para pengemis yang ada di Batam.

Arie mengungkapkan para pelaku menggunakan mobil bertulisan Dinas Sosial Batam dengan pelat nomor merah saat beraksi.

"Untuk modus operandi para pelaku yaitu dengan berpura-pura menangkap para pengemis. Setelah diamankan, para pengemis ditakut-takuti akan dibawa ke kantor Dinas Sosial. Tetapi, apabila tidak mau dibawa, harus memberikan uang hasil mengemisnya. Atas tindakannya, pelaku dapat dikenai Pasal 368 KUHP," kata Arie.

Namun setelah didalami, Polda Kepri akhirnya menetapkan tiga oknum anggota Satpol PP Batam sebagai tersangka terkait dugaan pemerasan pengemis disabilitas.

Sedangkan empat orang lainnya yang sempat diamankan dilepaskan karena dinilai tidak terlibat pemerasan.

Berikut ini aksi tak terpuji Satpol PP malah peras pengemis disabilitas:

3 Oknum Satpol PP Jadi Tersangka

Polda Kepri menetapkan tiga oknum anggota Satpol PP Batam sebagai tersangka terkait dugaan pemerasan pengemis disabilitas.

"Hasil pemeriksaan kita, akhirnya kita menetapkan tiga orang tersangka. Selebihnya kita bebaskan, karena mereka tidak ikut keterlibatan dalam aksi dugaan pemerasan tersebut," kata Dir Reskrimum Polda Kepri, Kombes Arie Dharmanto, saat dimintai konfirmasi, Rabu (21/10/2020).

Satpol PP Pemeras Pengemis Belum Ditahan

Meski berstatus tersangka, tiga satpol PP tersangka kasus dugaan pemerasan pengemis disabilitas belum ditahan.

Dir Reskrimum Polda Kepri, Kombes Arie Dharmanto, menyebut pihaknya bakal melihat lebih dulu apakah ketiganya kooperatif atau tidak dalam proses hukum.

"Belum (ditahan), masih kita pastikan apakah kooperatif atau tidak," kata Arie.

Uang Pemerasan Pengemis Disabilitas Dihabiskan

Tiga Satpol PP tersangka pemerasan pengemis disabilitas buka suara. Mereka mengaku menghabiskan uang pengemis itu.

"Ketika kita tanyakan soal barang bukti uang hasil pemerasan, ketiga tersangka mengaku uangnya sudah mereka habiskan," kata Dir Reskrimum Polda Kepri, Kombes Arie Dharmanto.

Selanjutnya
Halaman
1 2