Round-Up

Aksi Tak Terpuji Satpol PP Malah Peras Pengemis Disabilitas

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 21:37 WIB
Direktur Reskrimum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto
Direktur Reskrimum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto. (Dok Polda Kepri)

Satpol PP Peras Pengemis Rp 300 Ribu

Tiga tersangka Satpol PP diduga memeras Rp 300 ribu dari pengemis itu.

"Korbannya mengaku dimintai uang Rp 300 ribu," kata Direktur Reskrimum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).

Arie mengatakan uang tersebut sudah dihabiskan oleh para tersangka. Ketiganya diduga memakai mobil dinas Pemkot Batam saat melakukan pemerasan.

"Barang bukti lainnya adalah mobil Dinas Sosial Pemkot Batam yang dipakai untuk melakukan dugaan pemerasan," kata Arie.

Satu Pelaku Pemerasan Pengemis Seorang ASN

Salah satu tersangka kasus dugaan pemerasan pengemis disabilitas berstatus ASN dan dua lainnya tenaga honorer.

"Ada tiga orang Satpol PP Pemkot Batam kita jadikan tersangka dugaan pemerasan terhadap pengemis yang menyandang disabilitas. Dari tiga orang tersebut, satu di antaranya inisial S statusnya ASN di Satpol PP, sedangkan dua orang lagi inisial D dan A statusnya tenaga honorer," kata Dir Reskrimum Polda Kepri, Kombes Arie Dharmanto, kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).

Arie mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan terkait kasus ini. Dia mengaku tak habis pikir mengapa tiga oknum Satpol PP tersebut tega memeras pengemis disabilitas.

"Kita masih mengembangkan kasus dugaan pemerasan tersebut. Ini soal hati nurani ya. Korbannya itu pengemis diduga menjadi korban pemerasan mereka. Apa lagi pengemis itu menyandang disabilitas," kata Arie.

Halaman

(aan/idn)