Kemendagri-Pertamina Sosialisasikan Pertashop ke Kepala Desa Se-Banten

Abu Ubaidillah - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 16:33 WIB
Di Tangerang Selatan, Pertamina buka peluang kerja sama Pertashop ke pemerintahan desa, koperasi serta UKM  melalui kegiatan sosialisasi bersama Kemendagri.
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI bersinergi dengan PT Pertamina (Persero) melalui pembangunan target 40 ribu outlet Pertashop hingga tahun 2024 sebagai penyalur resmi BBM, LPG, dan pelumas Pertamina berskala kecil di desa-desa seluruh Indonesia.

Sinergi tersebut dilakukan untuk mendukung perkembangan ekonomi dan kemandirian desa. Di Tangerang Selatan, Banten, Pertamina membuka peluang kerja sama kemitraan bisnis Pertashop kepada pemerintahan desa, koperasi serta pelaku usaha atau UKM di seluruh Indonesia, melalui kegiatan sosialisasi bersama Kemendagri.

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan oleh Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading Pertamina Mas'ud Khamid kepada Kepala Desa se-Provinsi Banten yang terhubung secara virtual.

Nata dalam kegiatan tatap muka yang bersifat terbatas dan mematuhi protokol kesehatan ini menyampaikan Kemendagri akan melakukan pembinaan dan pengawasan secara umum kepada Pemerintahan Provinsi dan Pemerintahan Kabupaten/Kota, serta penyelenggaraan pemerintahan desa untuk mempercepat target program Pertashop ini.

"Dalam hal tindak lanjut kerja sama ini, saya minta komitmen yang kuat dari Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten atau Kota yang hadir, agar dapat memberikan pelayanan terbaiknya serta mendukung percepatan perizinan yang diperlukan untuk pelaksanaan program kerja sama Pertashop di Desa dengan sebaik-baiknya," ujar Nata dalam keterangan tertulis, Kamis (21/10/2020).

Sementara itu, Mas'ud Khamid mengatakan Pertamina sebagai agent of development selalu mendorong pertumbuhan ekonomi negara agar semakin berkembang, salah satunya melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Untuk itu, Pertamina membuka peluang kerja sama kemitraan bisnis Pertashop kepada pemerintahan desa, koperasi, dan pelaku usaha atau UKM di Indonesia.

"Sejalan dengan program Pertamina One Village One Outlet, Pertamina akan memprioritaskan lembaga desa sebagai pengelola Pertashop. Kami harap kehadiran Pertashop dapat mempermudah aksesibilitas energi bagi masyarakat desa, sekaligus menggerakkan perekonomian di desa. Sehingga masyarakat dapat langsung merasakan kehadiran Pertamina," kata Mas'ud.

Pertamina melalui kerja sama ini menargetkan 4.558 Pertashiop dibangun di seluruh wilayah Indonesia pada tahun 2020. Adapun hingga Oktober 2020, sudah terdapat 763 outlet Pertashop yang sudah dan akan siap beroperasi di Indonesia.

General Manager Marketing Operation Region (MOR) III, Werry Prayogi mengatakan khusus di Provinsi Banten telah beroperasi 11 outlet Pertashop yang berada di lokasi-lokasi berikut.

• Desa Cipicung, Kecamatan Cikeudal
• Desa Banjar, Kecamatan Banjar
• Desa Banyumas, Kecamatan Bojong
• Desa Menes, Kecamatan Menes
• Desa Sukasari, Kecamatan Tanjungteja
• Desa Cinangka, Kecamatan Cinangka
• Desa Curuggoong, Kecamatan Padarincang
• Desa Gunung Kaler, Kecamatan Gunung Kaler
• Desa Sindangsari, Kecamatan Petir
• Desa Sukadiri, Kecamatan Sukadiri
• Desa Muara Dua, Kecamatan Cikulur

"Pertamina terus bergerak memperluas pembangunan Pertashop untuk mencukupi kebutuhan energi bagi masyarakat di pelosok desa. Terutama masyarakat yang tinggal jauh dari lokasi SPBU," kata Werry.

Werry mengatakan Pertashop memiliki kapasitas minimal 3.000 liter untuk jenis produk Pertamax. Pertashop dirancang dengan memperhatikan faktor keamanan dan akurasi takaran serta dalam pengurusan bisnisnya dilakukan secara langsung alias tanpa perantara.

"Pasokan produk BBM berkualitas disalurkan langsung menggunakan mobil tangki dari Fuel Terminal terdekat dari lokasi Pertashop," pungkasnya.

(akn/ega)