Tak Pakai Masker, 14 Warga di Pasar Kebayoran Lama Didenda Rp 700 Ribu

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 13:07 WIB
Warga melanggar protokol kesehatan COVID-19 di Pasar Kebayoran Lama diberi sanksi sosial.
Warga melanggar protokol kesehatan COVID-19 di Pasar Kebayoran Lama diberi sanksi sosial. (Dok. Kecamatan Kebayoran Lama)
Jakarta -

Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menggelar kegiatan operasi yustisi di Pasar Kebayoran Lama. Hasilnya, ada 14 warga yang terjaring operasi karena tidak memakai masker.

Wakil Camat Kebayoran Lama Sidik Rawanta menjelaskan operasi ini sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan warga menaati protokol kesehatan. Khususnya, kata dia, memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah.

"Seperti hari-hari sebelumnya, kegiatan ini adalah dalam rangka upaya meningkatkan kedisiplinan warga dalam menaati protap kesehatan melalui operasi yustisi, khususnya dalam memakai masker secara tertib," kata Sidik kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).

Operasi kali ini digelar di Pasar Kebayoran Lama, Jalan Raya Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Dalam kegiatan kali ini, sejumlah anggota dari kecamatan hingga pihak kepolisian diterjunkan di lapangan.

"Dasar hukum penegakan PSBB pada masa transisi menuju masyarakat sehat, aman, dan produktif, Pergub DKI Jakarta No 101/2020 & Keputusan Gubernur DKI Jakarta No 1020/2020," ujar Sidik.

Menurut Sidiq, dalam operasi kali ini terjaring 14 orang yang melanggar karena tidak memakai masker. Para pelanggar itu, kata dia, dihukum mulai sanksi sosial berupa menyapu jalan hingga denda administratif.

"Total denda Rp 700 ribu," katanya.

Selain dikenai denda, ada delapan pelanggar lainnya yang diberi sanksi berupa menyapu jalan.

Dia berharap pengawasan dan penindakan ketertiban memakai masker ini makin meningkatkan kedisiplinan warga untuk selalu pakai masker. Di sisi lain, katanya, penertiban warga dalam memakai masker bisa membantu menurunkan angka penularan COVID-19 di Jakarta.

(fas/mea)