Wakil Ketua MPR Ingin Jangkauan Beasiswa Pendidikan Diperluas

Reyhan Diandri Ghivarianto - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 11:25 WIB
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR Syarief Hasan berharap program beasiswa pendidikan dasar, menengah, dan tinggi untuk rakyat kecil diperluas. Apalagi di masa pandemi COVID-19 yang dampaknya memukul finansial masyarakat.

Hal tersebut ia ungkapkan di acara Temu Tokoh Nasional bersama Wakil Ketua MPR Sjarifuddin Hasan, di Pondok Pesantren Roudhotul Muta'allimin, Sukanagalih, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (20/10).

"Adik santri kita ini ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi namun terkendala biaya. Malah, ada santri yang sudah menempuh pendidikan tinggi juga terancam keluar karena masalah yang sama. Ini sangat memprihatinkan. Generasi muda yang sedang semangat maju, tersandung masalah," ujar Syarief, dalam keterangannya, Rabu (21/10/2020).

Syarief mengatakan hak rakyat mendapatkan pendidikan dijamin melalui UUD NRI Tahun 1945 Pasal 31 ayat 1 yang berbunyi 'setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan'. Kemudian ayat 2 yang berbunyi 'setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya'.

"Tolak ukurnya di pasal itu. Menyelenggarakan pendidikan adalah salah satu pelayanan negara kepada rakyatnya dengan tujuan mencerdaskan. Mestinya, tidak ada kesulitan kepada setiap warga negara untuk mendapatkannya termasuk memperoleh beasiswa," ujarnya.

Menurut Syarief, negara memang menyediakan program beasiswa di lembaga pendidikan. Namun, masih belum menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan.

"Kalau lembaga swasta, saya rasa ada namun banyak kendala. Inilah yang harus diperhatikan oleh pemerintah. Harus diperbaiki masalah-masalahnya, terus disempurnakan agar program beasiswa bisa diberikan dengan tepat sesuai sasaran," jelasnya.

Syarief mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membantu generasi muda bangsa. Jangan sampai potensi besar mereka terhalang karena kemiskinan. "Saya sendiri sesuai kapasitas dan kewenangan sebagai pimpinan MPR akan coba mendorong pemerintah menyikapi hal tersebut dengan sungguh-sungguh," pungkasnya.

Sebagai informasi, turut hadir dalam acara tersebut Pimpinan Ponpes H. Dadang Abdul Aziz, Ketua Yayasan Hj. Tati Sholihah, tokoh masyarakat, tokoh agama sekitar dan para santri serta santriwati.

Simak juga video 'Pemerintah Alokasikan Dana Rp 7,2 T untuk Bantuan Kuota Internet':

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)