ABG Coba Perkosa Tante yang Sedang Hamil Baru 2 Bulan Tinggal di Riau

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 12:21 WIB
poster
Ilustrasi percobaan pemerkosaan (Edi Wahyono/detikcom)
Pekanbaru -

Remaja berinisial JA (18) diduga mencoba memperkosa tantenya yang sedang hamil. Remaja asal Rantau Prapat, Sumut, itu disebut baru dua bulan tinggal di rumah pamannya di Pekanbaru, Riau.

"Pelaku itu kalau tidak salah, baru sekitar dua bulan tinggal bersama korban (tantenya). Pelaku mencoba memperkosa tantenya yang lagi hamil 7 bulan," kata ketua RT setempat, Miskarudin, kepada wartawan, Selasa (20/10/2020).

Miskarudin menyebut JA selama ini bekerja di salah satu bengkel dinamo di Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Lokasi kerja dengan rumah tantenya berjarak 500 meter.

"Nggak jauh lokasi kerjanya dengan rumah korban. Setelah gagal memperkosa tantenya dia pergi kerja," kata Miskarudin.

Menurut Miskarudin, korban melapor ke tetangganya. Warga kemudian mendatangi tempat kerja JA.

"Warga ramai-ramai mendatangi tempat kerjanya dan memberitahukan kepada mandornya di tempat bengkel dinamo itu," kata Miskarudin.

Mandor bengkel dinamo tersebut kemudian bertanya ke JA. Dia mengatakan JA mengaku salah di hadapan mandornya dan warga.

"Waktu pelaku didatangi warga di bengkel itu, saya belum sampai di lokasi. Tapi, kata warga saya, mandor bengkelnya sempat marah besar atas perbuatan JA. Langsung warga menghubungi pihak kepolisian," kata Miskarudin.

Peristiwa percobaan pemerkosaan itu diduga terjadi pada Jumat (16/10) pagi. Saat itu, suami korban sudah pergi bekerja.

JA disebut tiba-tiba memeluk tantenya dan memegang alat vital tantenya. Tantenya kemudian melawan dan menendang perut keponakannya itu.

"Korban lantas keluar dari rumahnya dan berteriak meminta bantuan tetangganya. Melihat hal itu, lantas pelaku keluar rumah dan langsung pergi kerja," kata Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita.

Ambarita mengatakan JA kemudian pergi ke tempat kerjanya. Namun warga yang mendengar cerita korban tak terima dan mendatangi tempat kerja JA.

Sang tante memilih tidak membuat laporan polisi. Kasus ini berakhir damai secara kekeluargaan.

(cha/haf)